Jateng

Prediksi Juara Piala Dunia 2026: 5 Kandidat Terkuat, Argentina Masuk Daftar

Theo Adi Pratama | 9 Maret 2026, 11:51 WIB
Prediksi Juara Piala Dunia 2026: 5 Kandidat Terkuat, Argentina Masuk Daftar
Piala dunia 2026

JATENG.AKURAT.CO, Piala Dunia 2026 semakin mendekat, dan aura persaingan mulai terasa di seluruh penjuru dunia. Turnamen kali ini hadir dengan wajah baru: format 48 negara yang akan bertarung di tiga negara tuan rumah, Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Sebanyak 48 tim akan bermimpi mengangkat trofi emas paling bergengsi, namun hanya segelintir yang benar-benar memiliki peluang realistis untuk menjadi yang terbaik. Berbagai prediksi bermunculan, mulai dari pernyataan para pemain bintang hingga hitungan matematis superkomputer.

Lantas, tim mana saja yang paling berpeluang menjuarai Piala Dunia 2026? Berikut analisis lima kandidat terkuat berdasarkan kualitas skuad, konsistensi performa, dan pengalaman di turnamen besar.

Baca Juga: Kisah Sukses Senne Lammens: Kiper Muda Belgia yang Akhiri Kegalauan Manchester United di Posisi Penjaga Gawang

Argentina: Sang Juara Bertahan dengan Misi Terakhir Messi

Sulit menyingkirkan juara bertahan dari daftar favorit. Timnas Argentina, sang kampiun Piala Dunia 2022, kembali datang dengan status elite. Gelar di Qatar juga memberi Lionel Messi trofi yang selama ini diimpikannya.

Pelatih Lionel Scaloni membuktikan diri sebagai arsitek brilian dengan dua gelar Copa America plus satu Piala Dunia. Argentina berada di puncak forma terbaik, terbukti dengan keberhasilan mereka finis di puncak klasemen Kualifikasi zona Amerika Selatan dengan jarak 10 poin dari Brasil.

Jika tidak ada masalah besar sebelum turnamen dimulai, mereka hampir pasti berada di posisi favorit teratas. Piala Dunia 2026 kemungkinan menjadi panggung terakhir Messi bersama La Albiceleste, dan dunia tentu menantikan apakah La Pulga bisa menutup karier internasionalnya dengan dongeng indah lainnya.

Namun, superkomputer Opta justru memberikan peluang lebih rendah bagi Argentina, yakni 8,7 persen, dengan alasan ketidakhadiran Angel Di Maria yang telah pensiun. Meski demikian, pengalaman dan mental juara tetap membuat Argentina layak diperhitungkan.

Portugal: Generasi Emas yang Siap Ukir Sejarah

Timnas Portugal belum pernah menjadi juara dunia, tetapi dalam satu dekade terakhir mereka sudah membangun kultur juara di level Eropa, mulai dari merengkuh trofi Euro 2016 dan dua kali menjadi kampiun UEFA Nations League, termasuk gelar Nations League 2025.

Cristiano Ronaldo masih memimpin barisan depan dan terus memecahkan rekor. Namun kekuatan sejati Portugal kini terletak pada generasi emas di lini tengah dan depan.

Nama-nama seperti Joao Neves, Vitinha, Bruno Fernandes, serta trio penyerang Rafael Leao, Pedro Neto, dan Joao Felix membuat Portugal berada di jajaran elite. Legenda Barcelona, Carles Puyol, bahkan memprediksi Portugal akan menjadi juara dunia .

"Ya, saya pikir mereka bisa juara. Mereka punya tim nasional yang sangat bagus. Para pemainnya membela klub-klub besar dan meraih banyak trofi. Mereka sangat kompetitif dan dilatih oleh pelatih yang bagus," ujar Puyol .

Vinicius Junior juga memasukkan Portugal dalam daftar empat favoritnya. Namun, pelatih Roberto Martinez sering dinilai terlalu konservatif. Portugal juga tak pernah menembus semifinal dalam empat edisi Piala Dunia terakhir.

Meski begitu, kualitas skuad yang dipunya membuat Selecao das Quinas tetap layak diperhitungkan.

Baca Juga: MotoGP 2026: Brasil Kembali ke Kalender, Sirkuit Baru Goiânia Siap Menggebrak

Inggris: Siap Meledak di Bawah Komando Thomas Tuchel

Suporter Tim Tiga Singa masih setia menyanyikan kejayaan 1966, tetapi mereka sangat ingin memperbarui kisah manis itu. Setelah bertahun-tahun gagal memenuhi ekspektasi, Timnas Inggris perlahan menunjukkan kemajuan.

Era Gareth Southgate membawa Inggris ke final Euro 2020 dan Euro 2024, plus semifinal Piala Dunia 2018 . Kini, tongkat estafet beralih ke Thomas Tuchel, dan dampaknya langsung terasa. Di bawah pelatih asal Jerman itu, Inggris tampil solid dan tidak kebobolan satu pun dalam delapan laga kualifikasi.

Dengan kedalaman skuad yang luar biasa, Timnas Inggris dianggap sebagai tim yang siap "meledak" di Piala Dunia 2026. Gelandang Arsenal, Declan Rice, menegaskan ambisi timnya.

"Kami ingin memenangkannya. Jelas itu akan menjadi pernyataan yang berani. Tapi kami Inggris. Kami memiliki pemain kelas dunia di seluruh lapangan. Jika kami tidak berpikir seperti itu, saya pikir itu akan menjadi mentalitas yang lemah dari kami," tegas Rice .

Superkomputer Opta memberi Inggris peluang 11,8 persen, menempatkan mereka di posisi ketiga .

Namun, Tuchel sendiri memilih merendah dengan menyebut timnya sebagai underdog karena sudah lama tidak juara .

Prancis: Raksasa Eropa dengan Skuad Paling Komplet

Les Blues memiliki salah satu skuad paling komplet di planet ini. Dalam tiga turnamen besar terakhir, mereka gagal meraih trofi di bawah komando Didier Deschamps, meski sempat menyentuh final Piala Dunia 2022 sebelum ditumbangkan Argentina.

Tim dengan koleksi dua gelar juara Piala Dunia tersebut adalah momok di turnamen mayor berkat gaya bermain pragmatis nan efisien. Kadang mereka tak tampil menawan, tetapi selalu berbahaya dan konsisten melaju jauh.

Dengan materi pemain yang luar biasa seperti Kylian Mbappe hingga Michael Olise, Timnas Prancis kembali masuk kandidat kuat di Amerika Utara nanti. Arsene Wenger, Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, bahkan menyebut Prancis sebagai "super favorit" .

"Prancis adalah super favorit, terutama karena kedalaman lini depan mereka," ujar Wenger merujuk pada deretan penyerang kelas dunia seperti Mbappe, Ousmane Dembele, hingga Randal Kolo Muani.

Superkomputer Opta menempatkan Prancis di posisi kedua dengan peluang 14,1 persen, hanya kalah dari Spanyol .

Spanyol: Kebangkitan La Roja dengan Generasi Muda Eksplosif

Sejak kedatangan Luis de la Fuente, Timnas Spanyol seperti terlahir kembali. Mereka meraih gelar Nations League 2022/2023 dan mengangkat trofi Euro 2024 dengan permainan yang sangat meyakinkan.

La Roja memang tampil buruk di tiga Piala Dunia terakhir, selalu gugur pada 16 besar. Namun, edisi kali ini terasa berbeda. Mereka punya pertahanan yang disiplin, lini tengah kreatif dan tangguh, serta pilihan winger muda yang eksplosif.

Dua nama yang paling menyita perhatian tentu saja Lamine Yamal dan Nico Williams, yang mampu membuka ruang sekaligus mengubah jalannya pertandingan. Superkomputer Opta bahkan menempatkan Spanyol sebagai kandidat terkuat dengan peluang 17 persen, mengungguli Prancis dan Inggris.

Vinicius Junior juga memasukkan Spanyol dalam daftar empat favoritnya. "Spanyol selalu bermain sangat baik dan memiliki pemain-pemain berkualitas tinggi," ujar Vinicius .

Dengan kualitas dan pengalaman saat ini, Tim Matador tidak hanya menjadi penantang, tetapi juga punya mentalitas sebagai calon juara.

FAQ Seputar Piala Dunia 2026

Q: Kapan Piala Dunia 2026 akan digelar?
A: Piala Dunia 2026 akan digelar pada pertengahan tahun 2026 di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada .

Q: Berapa jumlah tim yang akan berpartisipasi?
A: Untuk pertama kalinya, Piala Dunia 2026 akan diikuti oleh 48 tim nasional, bertambah dari format sebelumnya yang hanya 32 tim .

Q: Siapa juara bertahan Piala Dunia saat ini?
A: Juara bertahan Piala Dunia saat ini adalah Argentina, yang menjuarai edisi 2022 di Qatar setelah mengalahkan Prancis di final .

Q: Apakah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo akan tampil di Piala Dunia 2026?
A: Messi diperkirakan akan tampil di usianya yang ke-39, sementara Ronaldo di usia 41 tahun. Keduanya masih menjadi andalan timnas masing-masing dan disebut sebagai kandidat juara oleh Vinicius Junior .

Q: Tim mana yang paling difavoritkan menurut data statistik?
A: Menurut superkomputer Opta, Spanyol adalah tim dengan peluang terbesar menjadi juara, yakni 17 persen, diikuti Prancis (14,1 persen) dan Inggris (11,8 persen) .

Penutup

Piala Dunia 2026 menjanjikan persaingan yang luar biasa sengit. Argentina datang sebagai juara bertahan dengan misi terakhir Messi.

Portugal hadir dengan generasi emas yang siap mengukir sejarah. Inggris, di bawah Tuchel, menunjukkan performa meyakinkan di kualifikasi.

Prancis tetap menjadi momok dengan skuad paling komplet. Dan Spanyol, juara Eropa, menjelma kembali dengan permainan menawan dan generasi muda eksplosif.

Prediksi memang hanya prediksi, namun satu hal yang pasti: turnamen ini akan menjadi panggung terakhir bagi beberapa legenda dan panggung pertama bagi bintang-bintang baru.

Siapa pun yang akhirnya mengangkat trofi, sepak bola adalah pemenangnya. Yang terpenting, kita semua bisa menikmati pesta sepak bola terbesar di dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.