Jateng

Ultras PSIR Rembang Berulah, Laskar Dampo Awang Didenda Rp 20 Juta dan Dihukum Laga Tanpa Suporter Kontra Persipur Purwodadi

Afri Rismoko | 1 Februari 2025, 20:18 WIB
Ultras PSIR Rembang Berulah, Laskar Dampo Awang Didenda Rp 20 Juta dan Dihukum Laga Tanpa Suporter Kontra Persipur Purwodadi

JATENG.AKURAT.CO, Tim PSIR Rembang harus menerima sanksi berat dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Tengah akibat tindakan tidak sportif yang dilakukan oleh suporternya.

Pada pertandingan terbaru, suporter PSIR Rembang diketahui menyalakan smoke bomb dan flare di dalam stadion.

Kejadian ini semakin diperburuk oleh fakta bahwa pelanggaran serupa telah terjadi sebelumnya, menunjukkan adanya pengulangan tindakan yang tidak sesuai dengan regulasi.

Komdis PSSI Jawa Tengah menilai bahwa PSIR Rembang gagal menjaga tanggung jawab terhadap tingkah laku suporternya.

Penyalaan smoke bomb dan flare yang dilakukan pendukung PSIR Rembang dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap regulasi keamanan dalam pertandingan sepak bola.

Sebagai akibat dari insiden ini, PSIR Rembang dikenai dua sanksi utama:

  1. Denda sebesar Rp 20.000.000,- sebagai bentuk hukuman finansial atas pelanggaran yang dilakukan.

  2. Pertandingan tanpa penonton untuk laga kandang yang akan berlangsung pada 2 Februari 2025, sehingga suporter PSIR Rembang tidak diperbolehkan hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada timnya.

Adapun Laga lanjutan Liga 4 Jateng putaran kedua akan mempertemukan PSIR Rembang menjamu Persipur Purwodadi di Stadion Krida Rembang pada Minggu (2/2/2025) besok.

Laga ini layaknya laga hidup mati bagi tim tamu, Laskar Petir-julukan Persipur.

Peluang Persipur ke babak 8 besar masih terbuka jika mampu memenangkan laga ini.

Sedangkan, jika berakhir imbang atau kekalahan, peluang Susanto cs ke babak berikutnya makin tipis.

Disisi lain, peluang PSIR ke babak 8 besar sudah tertutup melihat baru memiliki 3 poin dari 8 laga.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A