Drama Penentuan PNM Liga Nusantara 2024/2025: Beberapa Tim Berebut Tiket ke Babak Enam Besar

JATENG.AKURAT.CO, Kompetisi semi-profesional terbaru yang menggantikan Liga 3, PNM Liga Nusantara 2024/2025, mendekati babak akhir yang penuh drama.
Dengan format yang hanya menyisakan tiga tim terbaik dari masing-masing grup untuk maju ke babak enam besar, persaingan antar tim semakin memanas.
Di Grup B, Persekabpas Pasuruan memimpin dengan 24 poin, tetapi jarak poin yang tipis dengan tiga tim lain—NZR Sumbersari, Persiba Balikpapan, dan Waanal Brothers—membuat dua laga terakhir menjadi sangat krusial.
Sementara itu, Grup A telah mencatat satu nama pasti, yaitu Tornado FC asal Pekanbaru, yang berhasil mengunci tiket ke babak enam besar dengan perolehan 26 poin dari 13 laga.
Empat tim lainnya, yaitu Sumut United, PSGC Ciamis, Persikab Bandung, dan Persipasi, kini berjuang mati-matian untuk memperebutkan dua slot tersisa.
Duel pamungkas di kedua grup tak hanya menjadi tontonan seru, tetapi juga menyuguhkan berbagai skenario dramatis.
Misalnya, laga antara Persipasi dan Sumut United serta duel sengit antara PSGC Ciamis dan Persikab Bandung diprediksi akan menentukan nasib mereka di kompetisi ini.
Liga Nusantara: Harapan Baru Sepak Bola Indonesia
PNM Liga Nusantara hadir sebagai langkah revolusioner di bawah pengelolaan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Disponsori oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM), liga ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan talenta muda.
Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri BUMN, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa liga ini adalah bagian dari upaya menciptakan ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.
"Liga ini menjadi ajang penting melahirkan talenta baru di tanah air. Ini sejalan dengan visi PSSI yang ingin membangun liga dari sistem yang fundamental," ujar Erick Thohir.
Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi, menambahkan bahwa kerja sama ini bukan sekadar sponsor, melainkan sebuah kolaborasi yang bertujuan mendukung ekonomi rakyat melalui sepak bola.
"Kami bangga bisa menjadi feeder untuk pemain timnas dari level grassroot. Ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga pemberdayaan ekonomi," jelas Arief.
Pengaruh Sosial-Ekonomi Kompetisi
Keberadaan PNM Liga Nusantara membawa dampak yang lebih luas dari sekadar prestasi di lapangan.
PT PNM, melalui program andalannya, PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), berkomitmen mendukung pelaku usaha mikro di sekitar lokasi pertandingan.
Dengan adanya liga ini, roda ekonomi di berbagai daerah mulai dari Sumatera hingga Papua turut bergerak, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Hal ini selaras dengan visi Presiden Prabowo dalam Asta Cita untuk mendorong ekonomi kreatif dan memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga.
PNM Liga Nusantara 2024/2025 tidak hanya menjadi kompetisi sepak bola, tetapi juga platform untuk mewujudkan Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.
Babak Enam Besar: Menanti Juara Baru
Dengan format kompetisi yang ketat, babak enam besar nanti akan menjadi panggung bagi tim-tim terbaik untuk membuktikan kualitas mereka.
Selain mengincar gelar juara, tim-tim ini juga berpeluang mengukir sejarah sebagai pionir liga baru yang menjadi bagian penting dari pembinaan sepak bola nasional.
Akankah ada kejutan di laga-laga terakhir? Siapa saja yang akan lolos ke babak enam besar?
Mari kita nantikan kelanjutan drama ini, karena sepak bola Indonesia sedang menyaksikan sejarah baru yang penuh semangat dan harapan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?









