Jateng

Hadapi Persiraja Banda Aceh, PSBS Biak Membawa Misi Khusus Bermodal Tren Tak Pernah Kalah di Babak 12 Besar Liga 2

Arixc Ardana | 25 Februari 2024, 09:09 WIB
Hadapi Persiraja Banda Aceh, PSBS Biak Membawa Misi Khusus Bermodal Tren Tak Pernah Kalah di Babak 12 Besar Liga 2

AKURAT.CO, Hadapi Persiraja Banda Aceh, PSBS Biak Membawa Misi Khusus Bermodal Tren Tak Pernah Kalah di Babak 12 Besar Liga 2 musim ini

Pada Minggu (25/2/2024) sore, PSBS Biak akan menghadapi ujian besar saat mereka melawan tuan rumah Persiraja Banda Aceh di Stadion Langsa Aceh dalam laga leg pertama semi final Pegadaian Liga 2 2023/24.

Tim PSBS mempunyai misi khusus, dengan penuh percaya diri dan tekad untuk meraih poin penuh atas Persiraja sebagai target utama, meski bermain di kandang lawan

Baca Juga: Kabar Buruk! Kenneth Ngwoke Diragukan Tampil Perkuat Semen Padang vs Malut United, Delfiadri Berharap Tetap Raih Kemenangan

Dalam pertandingan nanti, PSBS tidak akan menyia-nyiakan kesempatan sepanjang pertandingan berlangsung, meskipun akan tampil di hadapan pendukung Persiraja yang dikenal sebagai Laskar Rencong.

Tim ini telah menunjukkan tren yang baik selama babak 12 besar, menjadi satu-satunya tim yang tidak terkalahkan dan melaju mulus ke babak semi final.

Kondisi ini memberikan keyakinan tambahan bahwa PSBS mampu menghadapi permainan Persiraja.

Pelatih PSBS, Regi Aditya, menyatakan bahwa kondisi timnya sangat baik menjelang laga semi final melawan Persiraja.

Persiapan yang telah dilakukan bersama staf pelatih sudah maksimal, dan sekarang saatnya bagi para pemain, termasuk Ruben Sanadi dan rekan-rekannya, untuk menerapkan strategi tersebut guna meraih poin penuh.

"Kami punya prinsip setiap lawan kami adalah lawan yang berat. Kami akan memberikan perlawanan dan permainan yang terbaik sehingga laga besok akan dikenang oleh banyak orang karena sesuatu yang baik akan terjadi di sini," ungkapnya dengan optimisme.

Adapun terkait kekuatan lawan, Regi Aditya menegaskan bahwa mereka tidak akan mengabaikan satu pun pemain Persiraja.

Baginya, semua pemain lawan layak diwaspadai. Kolektivitas tim Persiraja menjadi fokusnya, sehingga semua pemain PSBS diinstruksikan untuk menjalankan tugasnya dengan baik.

"Kalau berbicara sepak bola tidak membicarakan satu dua pemain karena bagi saya sepak bola itu olah raga tim yang mengandalkan kolektivitas tim ketimbang individu," tegasnya.

Tiga penjaga gawang PSBS Biak yang dibawa ke Aceh siap menghadapi laga leg pertama babak semi final Pegadaian Liga 2 2023/24. 

Tim akan menghadapi tuan rumah Persiraja Banda Aceh, di Stadion Langsa, Minggu (25/2) sore.

3 penjaga gawang tersebut antara lain Mario Londok, Panggih Prio dan Andika Wisnu juga dalam kondisi baik dan siap bermain lepas dimainkan.

Meski selama kompetisi berlangsung baru Mario Londok dan Panggih Prio yang masuk dalam susunan pemain.

"Selama beberapa hari di Langsa kami sudah melakukan persiapan dengan baik. Program pelatih kiper kami ikuti dengan baik," ujar penjaga gawang utama, Mario Londok.

"Kami selalu waspada kekuatan lawan dan Persiraja juga bukan lawan yang mudah dikalahkan. Bagi saya tampil maksimal dengan mengamankan gawang dari serangan lawan," katanya.

Sementara itu penjaga gawang kedua Panggih Prio juga mengaku siap tampil jika mendapat kepercayaan. Dia bersama pemain lainnya sudah bertekad mencuri poin di kandang Persiraja.

Selain dia juga mengingatkan pemain agar tidak menganggap remeh lawan mereka. Persiraja menurutnya memiliki penyerang yang perlu diwaspadai.

"Kami sudah siap dan sepakat untuk meraih poin atas Persiraja," tutupnya.

Dengan semangat dan tekad yang tinggi, PSBS Biak siap menghadapi Persiraja dalam pertandingan yang diharapkan akan menjadi tontonan menarik bagi para penggemar sepak bola.

Misi khusus mereka adalah untuk melanjutkan performa impresif mereka dan melangkah lebih jauh dalam perjalanan mereka menuju kejayaan di Pegadaian Liga 2 2023/24.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.