Komite Disiplin PSSI Jatuhkan Sanksi Berat untuk PSCS Cilacap dan Suporternya

AKURAT.CO, Komite Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) baru-baru ini mengumumkan serangkaian sanksi tegas terkait insiden yang terjadi dalam pertandingan Pegadaian Liga 2 antara PSCS Cilacap dan Persekat pada 22 Januari 2024.
Keputusan ini diambil setelah adanya sejumlah pelanggaran serius oleh klub dan para suporternya.
Sanksi untuk PSCS Cilacap dan Panitia Pelaksana
PSCS Cilacap menerima hukuman berupa penutupan sebagian stadion (Tribun Utara) untuk satu pertandingan sebagai tuan rumah dan denda sebesar Rp.12.500.000.
Sanksi ini diberikan akibat perilaku penonton yang memasuki lapangan dan berusaha melakukan kerusuhan.
Sementara itu, Panitia Pelaksana Pertandingan PSCS Cilacap dijatuhi denda Rp.10.000.000 karena kegagalan dalam menjaga keamanan, terutama terkait insiden penyalaan kembang api di hotel Tim Persekat dan penyerangan terhadap bus tim tersebut.
Sanksi untuk Individu
Sdr. Hexa Try Kusuma, ballboy pertandingan, dilarang bertugas dalam 2 pertandingan dan didenda Rp.37.500.000 karena terbukti melakukan provokasi kepada pemain lawan.
Baca Juga: Live Now: Persaingan Sengit Liga 3 Jatim - PSM Madiun vs PERSSU Sumenep
Selain itu, dua suporter PSCS Cilacap, Sdr. Priya Rizki dan Sdr. Bilal Abdul Rozak, dijatuhi sanksi larangan memasuki stadion di seluruh Indonesia selama 5 tahun akibat aksi penyerangan terhadap bus Tim Persekat.
Keputusan Komite Disiplin PSSI ini mendapat respons positif dari berbagai pihak yang menuntut ketegasan dalam menangani masalah disiplin di dunia sepak bola Indonesia.
Pihak PSSI menegaskan bahwa sanksi ini merupakan bagian dari upaya mereka dalam menjaga integritas dan sportivitas dalam sepak bola nasional.
Sanksi ini diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua klub dan suporter sepak bola Indonesia untuk selalu mengedepankan nilai-nilai sportivitas dan menjunjung tinggi keamanan dalam setiap pertandingan.
Tim Persekat terkena denda sebesar Rp.25.000.000 akibat perilaku tidak sportif pemainnya dalam pertandingan Pegadaian Liga 2 melawan PSCS Cilacap pada 22 Januari 2024.
Insiden ini mencerminkan ketegangan yang tinggi selama pertandingan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 8Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 9Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat









