Jateng

Berita Indonesia 24 Jam Terakhir: Rupiah Rp18.000, IHSG Anjlok, dan Asap Karhutla di Jakarta

Theo Adi Pratama | 19 Oktober 2026, 09:37 WIB
Berita Indonesia 24 Jam Terakhir: Rupiah Rp18.000, IHSG Anjlok, dan Asap Karhutla di Jakarta
Foto Ilustrasi

JATENG.AKURAT.CO, Dalam 24 jam terakhir, Indonesia bergerak cepat dari satu drama ke drama lain: pagi ini rupiah menembus Rp18.000 per dolar AS dan IHSG anjlok ke level terendah sejak pandemi, sementara di saat yang sama Sekjen PBB bermalam di Hambalang, asap karhutla mulai menyelimuti Jakarta, dan empat suporter PSS tewas di jalan tol.

Baca Juga: Teh Warung Selalu Lebih Enak dari Buatan Sendiri? Ternyata Ini 5 Rahasia yang Nggak Pernah Kamu Sadari

Ekonomi: Rupiah Tembus Rp18.000, IHSG Anjlok Bebas

Ini yang paling bikin pagi ini terasa berat. Rupiah kembali menyentuh level Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan Jumat lalu, dan tekanan masih berlanjut hingga Senin pagi.

Biang keroknya bukan dari luar, tapi dari dalam negeri sendiri. MSCI—lembaga indeks global—membuka konsultasi untuk menurunkan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Kabar ini langsung bikin investor panik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, buka suara.

“Ya pertama tentu ada apa, akibat daripada pengumuman MSCI (rupiah dan pasar saham jatuh). Tapi pengumuman MSCI itu merupakan suatu hal yang katakanlah lebih cepat daripada ekspektasi dan sebetulnya mereka menjanjikannya di bulan November,” ujarnya, dikutip CNBC Indonesia.

Efeknya brutal. IHSG dibuka melemah 223,23 poin atau 4,31 persen ke posisi 4.961,88.

Ini adalah kejatuhan harian terdalam sejak krisis 1998, dan IHSG bahkan sempat menyentuh level terendah sejak pandemi.

Bank Indonesia sudah turun tangan melakukan intervensi, tapi pasar masih menahan napas.

Baca Juga: Bawa Payung Takut Dibilang Lebay, Tak Bawa Malah Kehujanan: Dilema Musim Pancaroba

Politik: Survei Bilang Puas, tapi Ada yang Bermain di Latar Belakang

Di tengah gejolak ekonomi, hasil survei Parameter Politik Indonesia (PPI) menunjukkan 65,4 persen masyarakat menyatakan puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.

Program yang paling diapresiasi adalah bansos, Sekolah Rakyat, dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tapi ada dua hal yang tetap jadi sorotan. Pertama, polemik ijazah Gibran masih memanas. Sejumlah eks anggota Komisi II DPR menegaskan bahwa “Pasal Gibran” dalam PKPU Nomor 19 Tahun 2023 tidak pernah dibahas dalam rapat konsultasi.

Kedua, Sekjen PBB António Guterres berkunjung ke Indonesia dan bermalam di Hambalang. Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo, Guterres mengapresiasi peran Indonesia dalam mendukung Palestina dan mengirim pasukan perdamaian PBB.

Baca Juga: Anak Paling Penurut di Kantor: Diandalkan Semua Orang, Tapi Nggak Pernah Dianggap “Cukup”

Cuaca: Hujan Ringan di Banyak Kota, Tapi Waspada Gelombang Empat Meter

BMKG memprediksi hujan ringan mengguyur mayoritas wilayah Indonesia hari ini.

Kota-kota yang berpotensi hujan ringan antara lain Banda Aceh, Medan, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Serang, Yogyakarta, Mataram, Pontianak, Palangka Raya, Palu, Manado, Jayapura, dan Jayawijaya.

Sementara Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Makassar, dan Mamuju diprediksi berawan tebal.

Yang perlu diwaspadai: gelombang tinggi 2,5–4 meter di Samudra Hindia Barat (Mentawai–Lampung) dan Samudra Hindia Selatan (Banten–NTT), serta banjir rob di pesisir Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Kerjaan Kelar Jam 10, Tapi Pulang Jam 5: Seni Pura-Pura Sibuk yang Wajib Dikuasai

Karhutla: Asapnya Sudah Sampai Jakarta

Kalau kamu di Jakarta dan merasa pagi ini langitnya agak kecokelatan, itu bukan perasaanmu. Asap karhutla dari Kalimantan dan Sumatera sudah terdeteksi menyelimuti Jakarta.

Pemprov DKI mencatat kualitas udara di beberapa wilayah sudah masuk kategori tidak sehat, dengan ISPU Bundaran HI dan Menteng mencapai 120.

Karhutla di Seram Bagian Timur sudah membakar 10.258 hektare, dan 44 area hutan dan kebun di Sumatera Selatan turut terbakar.

BNPB mendesak penegakan hukum, tapi api di lahan gambut masih sulit dipadamkan.

Baca Juga: Senin Ngantuk: Kopi Saset atau Kopi Cafe, Sih? Ini Jawaban Jujurnya

Kecelakaan: Duka dari Klaten Sampai Tol Madiun

Ada dua kabar duka dalam 24 jam terakhir.

Di Klaten, seorang perempuan berinisial PH (35) meninggal dunia setelah mobil Brio yang ditumpanginya tertancap besi pengaman jalan di ruas Jogja–Solo, Desa Mlese, Ceper. Diduga pengemudi mengantuk atau kaget saat dipotong motor.

Di Tol Madiun, empat suporter PSS Sleman tewas dalam kecelakaan di KM 616 Tol Ngawi–Kertosono saat dalam perjalanan menuju Surabaya.

Korban berusia 15 hingga 21 tahun. Laga Persebaya vs PSS pun diawali dengan mengheningkan cipta dan para pemain mengenakan pita hitam. Pelatih PSS, Pieter Huistra, menyampaikan belasungkawa.

“Berharap hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi. Kami tidak menyukai hal ini, kami sedih mendengarnya,” ujarnya.

Kriminal: Mutilasi di Brebes dan Razia Narkoba di Klub Malam

Seorang pemuda berinisial HS (24) menyerahkan diri ke Polsek Kersana, Brebes, dan mengaku telah membunuh serta memutilasi ayah kandungnya sendiri.

Motifnya: kesal karena korban tidak pernah bekerja. Polisi masih menyelidiki dan telah memasang garis polisi di lokasi.

Sementara itu, Bareskrim Polri bersama BNN menggelar razia gabungan di sejumlah kelab malam di Jakarta Timur dan PIK. Hasilnya: sembilan orang positif etomidate dan sabu. Operasi ini melibatkan 462 personel.

Olahraga: Fajar/Fikri Juara, Asian Para Games Dimulai

Kabar baik datang dari lapangan bulu tangkis. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjuarai Denmark Open 2026 setelah mengalahkan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 21-8, 21-11 dalam 31 menit.

“Semoga menjadi awal untuk prestasi kami ke depannya lebih lagi ya, motivasi dan percaya diri lebih meningkat,” kata Fajar.

Sementara itu, Asian Para Games 2026 resmi dibuka di Nagoya, Jepang. Jaenal Aripin memimpin defile kontingen Indonesia yang membawa bendera Merah Putih di atas kursi roda. Indonesia mengirim 103 atlet untuk bersaing di 18 cabang olahraga.

BBM: Harga Stabil, Tapi Ada yang Naik di September

Buat kamu yang mau isi bensin pagi ini, harga BBM di SPBU Pertamina tercatat stabil per 19 Oktober 2026. Rinciannya: Pertalite Rp10.000/liter, Solar subsidi Rp6.800/liter, Pertamax Rp15.950/liter.

Tapi catatan: kenaikan signifikan sebenarnya sudah terjadi pada September 2026, terutama untuk Pertamina Dex yang naik dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter.

Jadi, kalau kamu merasa harga BBM “baru naik”, itu karena penyesuaian bulan lalu yang masih berlaku hingga sekarang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.