Jateng

YJI Jawa Tengah Ajak 2.000 Warga Biasakan Hidup Sehat untuk Jaga Jantung

Muhammad Husni Mushonifi | 20 Agustus 2026, 15:15 WIB
YJI Jawa Tengah Ajak 2.000 Warga Biasakan Hidup Sehat untuk Jaga Jantung

JATENG.AKURAT.CO, Kesadaran menjaga kesehatan jantung perlu dibangun sejak dini dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Pesan tersebut digaungkan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Provinsi Jawa Tengah melalui gerakan “SEHAT untuk Semua Generasi” di Kota Semarang, Sabtu (29/8/2026) mendatang.

Kegiatan tersebut dikemas dalam berbagai agenda, mulai dari senam jantung sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan dokter spesialis, hingga pelantikan pengurus baru YJI Jawa Tengah. Sekitar 2.000 peserta dari berbagai komunitas dan organisasi masyarakat turut ambil bagian.

Ketua YJI Cabang Provinsi Jawa Tengah, dr. Dyah Anggraeni, M.Kes., Sp.PK, mengatakan menjaga kesehatan jantung harus dimulai melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Kesehatan jantung harus dibangun sejak dini melalui kebiasaan hidup sehat. Kami ingin mengajak masyarakat dari berbagai generasi untuk bergerak bersama, menjaga pola hidup, rutin beraktivitas fisik, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujarnya, Kamis (20/8/2026).

Ribuan Warga Ikuti Senam Jantung Sehat

Rangkaian acara dimulai dengan Senam Jantung Sehat Bersama yang berlangsung pukul 06.00 hingga 08.00 WIB. Pesertanya berasal dari Klub Jantung Sehat, Komite Lansia Indonesia (KLPI), Perwosi, Rotary Club Area Semarang, serta sejumlah komunitas senam lainnya.

Menurut Dyah, kegiatan olahraga bersama tidak hanya bertujuan meningkatkan aktivitas fisik, tetapi juga mendorong masyarakat menjadikan hidup aktif sebagai bagian dari rutinitas.

Ia menekankan bahwa menjaga kesehatan jantung merupakan investasi jangka panjang yang perlu dilakukan seluruh kelompok usia, mulai anak-anak, generasi muda, orang dewasa hingga lanjut usia.

Warga Bisa Akses Pemeriksaan Gratis dan Dokter Spesialis

Setelah senam, masyarakat mendapat kesempatan mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta pelayanan dokter spesialis keliling atau Spelling. Layanan berlangsung pukul 08.00-14.00 WIB di Gedung Gradhika Bhakti Praja Lantai 1, Semarang.

Program tersebut dikoordinasikan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Kesehatan Kota Semarang. Pelaksanaannya turut melibatkan Puskesmas Pandanaran, Puskesmas Bulusan, Puskesmas Plamongansari, RSUP Dr. Kariadi, RS William Booth, dan RS Panti Wilasa Citarum.

Masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan dari sejumlah dokter spesialis, seperti spesialis jantung, penyakit dalam, mata, paru, serta kesehatan jiwa.

Tidak hanya itu, tersedia pula sejumlah layanan kesehatan lainnya. Di antaranya pemeriksaan IVA hasil kolaborasi Rotary Club Area Semarang dengan Dinas Kesehatan, layanan diagnostik kesehatan mata, serta donor darah yang difasilitasi RSUP Dr. Kariadi.

Dyah menyebut kolaborasi lintas lembaga tersebut penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini.

“Deteksi dini sangat penting karena berbagai faktor risiko penyakit tidak menular kerap tidak disadari. Melalui pemeriksaan, masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga dapat segera melakukan pencegahan maupun penanganan,” katanya.

YJI Gaungkan Gerakan SEHAT

Dalam kegiatan tersebut, YJI Jawa Tengah kembali menyosialisasikan Panca Usaha Jantung Sehat yang dirangkum dalam akronim SEHAT.

S berarti Seimbangkan gizi, E Enyahkan rokok, H Hadapi dan atasi stres, A Awasi tekanan darah, dan T Teratur berolahraga.

Lima langkah tersebut menjadi bagian penting kampanye YJI untuk mengajak masyarakat mengendalikan faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

“SEHAT bukan sekadar slogan. Ini merupakan kebiasaan yang harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Jika dilakukan secara bersama-sama, dampaknya akan jauh lebih besar bagi masyarakat,” ujar Dyah.

Dyah Anggraeni Resmi Pimpin YJI Jawa Tengah

Selain kegiatan promotif dan preventif, agenda juga diisi dengan pisah sambut serta pelantikan pengurus YJI Cabang Provinsi Jawa Tengah.

Dalam agenda tersebut, dilakukan serah terima kepemimpinan dari Hj. Sri Lestari Sudiro, S.E., S.H., M.H., kepada dr. Dyah Anggraeni, M.Kes., Sp.PK. Dyah selanjutnya mengemban amanah sebagai Ketua YJI Cabang Provinsi Jawa Tengah untuk periode kepengurusan berikutnya.

Pelantikan pengurus dijadwalkan dilakukan oleh Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, Annisa Pohan Yudhoyono, S.E., M.M.

Kepengurusan baru diharapkan semakin memperkuat program edukasi, pencegahan, deteksi dini, serta kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan jantung.

Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Pengurus YJI Jawa Tengah.

Jantung Sehat Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Dyah menegaskan bahwa menjaga kesehatan jantung membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, komunitas, dunia usaha, keluarga hingga masyarakat memiliki peran dalam membangun budaya hidup sehat.

“Jantung sehat adalah tanggung jawab kita bersama. YJI Jawa Tengah ingin terus menjadi bagian dari gerakan yang mengedepankan edukasi, aktivitas fisik, deteksi dini, dan kolaborasi. Jangan menunggu sakit untuk mulai peduli terhadap kesehatan,” tegasnya.

Melalui gerakan “SEHAT untuk Semua Generasi”, YJI Jawa Tengah mendorong masyarakat menjadikan kesehatan jantung sebagai bagian dari gaya hidup.

Sebab, jantung sehat bukan baru diperhatikan ketika penyakit datang, melainkan dijaga sejak seseorang memilih menjalani hidup sehat setiap hari.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.