Jateng

Indosat Gandeng Ooredoo, Nokia, dan NVIDIA Bangun Platform Infrastruktur AI Skala Regional

Muhammad Husni Mushonifi | 14 Agustus 2026, 19:37 WIB
Indosat Gandeng Ooredoo, Nokia, dan NVIDIA Bangun Platform Infrastruktur AI Skala Regional

JATENG.AKURAT.CO, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat langkahnya di sektor kecerdasan buatan (AI) dengan meluncurkan Zankore by Indosat, hasil kolaborasi bersama Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA. Platform tersebut disiapkan sebagai infrastruktur AI generasi terbaru dengan Asia-Pasifik menjadi sasaran awal pengembangannya.

Zankore hadir untuk menjawab kebutuhan komputasi AI yang terus meningkat, terutama terhadap infrastruktur yang aman, terintegrasi, dan mampu beroperasi dalam skala besar. Pengembangan platform ini sekaligus diarahkan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat AI di kawasan.

Melalui pengembangan tersebut, Zankore menargetkan kapasitas AI Factory NVIDIA DSX hingga 1 gigawatt (GW). Infrastruktur ini diharapkan menjadi salah satu platform AI terbesar di Asia-Pasifik dan mendukung pemanfaatan teknologi agentic AI maupun enterprise AI di berbagai sektor.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem AI regional. Menurutnya, potensi sumber daya dan talenta nasional dapat dikombinasikan dengan keahlian serta investasi global untuk membangun infrastruktur AI yang berdaulat.

Pemerintah, lanjut Meutya, siap mendukung berbagai inisiatif yang mampu memperkuat daya saing digital Indonesia sekaligus memastikan perkembangan AI memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan dunia usaha.

Group Chief Executive Officer Ooredoo Group Aziz Aluthman Fakhroo mengatakan pembangunan infrastruktur AI membutuhkan investasi besar dan kolaborasi strategis sejak tahap awal. Melalui Zankore, Ooredoo Group, Indosat, NVIDIA, dan Nokia menyatukan kemampuan masing-masing untuk membangun platform yang dapat menopang pertumbuhan ekosistem AI di Asia Tenggara dalam jangka panjang.

Sementara itu, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan perkembangan AI telah bergerak dari tahap uji coba menuju implementasi nyata di berbagai industri. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap infrastruktur komputasi yang terintegrasi semakin besar.

Zankore, menurut Vikram, akan menjadi salah satu fondasi untuk mempercepat penggunaan AI dalam skala besar. Platform tersebut akan memadukan berbagai kapabilitas AI, termasuk model AI Sahabat-AI, jaringan cerdas melalui AI Grid, serta teknologi AI-RAN.

Dalam pengembangannya, Zankore menggunakan NVIDIA DSX sebagai arsitektur referensi, platform, sekaligus ekosistem untuk merancang dan mengoperasikan AI Factory. Teknologi tersebut mengintegrasikan komputasi berakselerasi, jaringan, pasokan listrik, sistem pendingin, hingga operasional dalam satu ekosistem.

Integrasi itu ditujukan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan daya sehingga setiap megawatt listrik yang tersedia dapat menghasilkan kemampuan komputasi AI secara optimal.

Zankore menargetkan sekitar 200 megawatt kapasitas AI yang ditopang NVIDIA GB300 NVL72 dapat tersedia pada semester pertama 2027. Platform ini juga akan memanfaatkan NVIDIA DSX MaxLPS untuk mengatur penggunaan daya secara dinamis pada berbagai lapisan GPU.

Teknologi tersebut diklaim berpotensi meningkatkan kapasitas komputasi hingga 40 persen dengan penggunaan daya listrik yang sama. Peningkatan efisiensi ini diharapkan memperbesar kemampuan Zankore dalam melayani kebutuhan pengguna sekaligus membuka peluang pertumbuhan bisnis.

Dalam kerja sama tersebut, Ooredoo Group berperan sebagai sponsor utama dengan menyediakan modal jangka panjang serta mendukung ekspansi platform ke tingkat regional. Indosat menyumbangkan kekuatan pasar, infrastruktur digital, dan pengalaman dalam mendorong adopsi AI di Indonesia.

NVIDIA memberikan dukungan melalui teknologi accelerated computing, perangkat lunak AI, GPU generasi terbaru, serta jaringan ekosistem AI global. Adapun Nokia berkontribusi melalui teknologi jaringan berbasis AI yang dirancang untuk menghasilkan konektivitas aman dan berperforma tinggi.

President and CEO Nokia Justin Hotard mengatakan perkembangan penerapan AI membuat kebutuhan terhadap infrastruktur yang berdaulat, aman, skalabel, dan terpercaya semakin penting. Menurutnya, infrastruktur tersebut membutuhkan integrasi antara komputasi, konektivitas, dan pengelolaan sistem di berbagai lingkungan AI Factory, pusat data, maupun perangkat.

Nokia, bersama Indosat, Ooredoo Group, dan NVIDIA, berkomitmen menghadirkan jaringan AI-native sebagai bagian dari fondasi infrastruktur AI generasi baru di Asia Tenggara.

Senada, Senior Vice President of Telecom NVIDIA Ronnie Vasishta menyebut AI Factory akan menjadi infrastruktur penting bagi negara maupun industri di masa mendatang. Dengan dukungan teknologi accelerated computing dan model AI NVIDIA, Zankore diharapkan mampu memperkuat kapasitas Asia Tenggara dalam mengembangkan ekosistem AI.

Pengembangan tersebut juga dinilai berpotensi mendorong transformasi di berbagai sektor sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi perusahaan, pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha.

Untuk menjalankan strategi bisnisnya, Zankore by Indosat telah membentuk jajaran manajemen. Vikram Sinha ditunjuk sebagai Director sekaligus Chairman of the Board. Jajaran direksi lainnya terdiri dari Aziz Aluthman Fakhroo, Thomas Chevanne, Vishal Gupta, dan Arijit Ranjan Sarker. Sementara posisi Chief Executive Officer (CEO) dipercayakan kepada Ulf Ewaldsson.

Dengan dukungan jajaran pimpinan yang memiliki pengalaman di sektor telekomunikasi, teknologi, infrastruktur digital, dan investasi, Zankore diarahkan untuk mengembangkan platform AI terintegrasi yang mampu melayani kebutuhan Asia Tenggara.

Platform tersebut menyasar berbagai pengguna, mulai dari penyedia layanan cloud, perusahaan, pemerintah hingga pengembang dan inovator AI. Kehadirannya diharapkan mempercepat pemanfaatan AI sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Asia-Pasifik.

Dalam transaksi ini, Citi bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif bagi Indosat. Sementara FTI Capital Advisors menjadi penasihat keuangan bagi Ooredoo Group.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.