Bosan dengan Android Auto yang Itu-Itu Saja? Coba 3 Aplikasi Sampingan Ini!

JATENG.AKURAT.CO, Bagi pengguna Android Auto, pengalaman berkendara memang terasa lebih terhubung berkat navigasi, pemutar musik, dan pesan singkat yang tersaji di layar dasbor. Namun, jika Anda merasa bosan dengan keterbatasan aplikasi yang disediakan secara resmi, ada kabar baik: Anda dapat memasang aplikasi pihak ketiga di luar Google Play Store melalui metode sideloading. Caranya tidak sesulit yang dibayangkan, dan ada tiga aplikasi yang paling direkomendasikan oleh para penggemar teknologi untuk memperkaya fungsionalitas Android Auto Anda: CarStream, Fermata Auto, dan Screen2Auto.
Mengapa Sideloading Aplikasi di Android Auto?
Google sengaja membatasi aplikasi di Android Auto demi alasan keselamatan. Namun, keterbatasan ini sering kali membuat pengguna merasa terkekang, terutama saat harus menunggu lama di dalam mobil, seperti saat mengisi daya kendaraan listrik atau menunggu seseorang. Untungnya, Android tetap memiliki fleksibilitas untuk menginstal aplikasi dari sumber di luar Play Store. Proses ini memungkinkan Anda menikmati fitur-fitur seperti menonton YouTube, browsing internet, atau memutar media dari penyimpanan lokal langsung di layar mobil Anda.
Cara Sideloading Aplikasi di Android Auto
Sebelum menginstal aplikasi, Anda perlu melakukan beberapa langkah persiapan:
Aktifkan Mode Pengembang di Ponsel: Buka Settings > About Phone > ketuk Build Number sebanyak 7 kali.
Aktifkan Mode Pengembang di Android Auto: Buka Settings > cari Android Auto > Additional settings in the app > gulir ke bawah dan ketuk Version sebanyak 10 kali. Lalu aktifkan opsi Unknown Sources.
Instal AAAD (Android Auto Apps Downloader): AAAD adalah aplikasi yang berfungsi seperti toko aplikasi tidak resmi untuk Android Auto. Unduh file APK-nya dari GitHub, karena aplikasi ini tidak tersedia di Google Play Store. Versi gratisnya membatasi satu kali unduh per 30 hari.
Setelah AAAD terinstal, buka aplikasi tersebut dan pilih aplikasi yang ingin Anda instal. Aplikasi yang diinstal melalui AAAD akan otomatis muncul di dasbor Android Auto Anda.
1. CarStream: Nonton YouTube di Layar Mobil
CarStream, yang sebelumnya dikenal sebagai YouTube Auto, adalah aplikasi web wrapper yang dirancang khusus untuk menampilkan YouTube di layar Android Auto. Aplikasi ini memungkinkan Anda menonton video dari kanal langganan, rekomendasi, dan bahkan mengakses playlist pribadi setelah login ke akun Google.
CarStream menjadi salah satu alasan utama mengapa banyak pengguna memutuskan untuk melakukan sideloading aplikasi Android Auto. Aplikasi ini sangat berguna saat mengisi daya kendaraan listrik yang memakan waktu lama, menunggu di feri, atau sekadar menunggu seseorang. Namun, perlu diingat, CarStream versi terbaru dilaporkan mengalami masalah pada perangkat dengan Android 16 karena pembatasan aksesibilitas.
2. Fermata Auto: Pusat Media Serba Guna
Fermata Auto adalah aplikasi sumber terbuka yang menawarkan lebih dari sekadar streaming YouTube. Aplikasi ini berfungsi sebagai pusat media yang memungkinkan Anda memutar file media lokal dari penyimpanan ponsel, streaming video dari jaringan, memutar siaran IPTV, hingga menjelajahi internet melalui browser bawaan.
Kelebihan utama Fermata Auto adalah kemampuannya bekerja tanpa koneksi internet, sangat berguna saat berkendara di daerah terpencil dengan sinyal buruk. Aplikasi ini mendukung berbagai format audio dan video, serta menyediakan pengaturan yang dapat disesuaikan untuk navigasi direktori yang bersih. Fermata Auto juga menjadi dasar bagi proyek turunannya, Fermata Xtream, yang khusus untuk streaming IPTV.
3. Screen2Auto: Mirroring Layar Ponsel ke Dasbor
Jika Anda ingin mengakses aplikasi apa pun di ponsel melalui layar mobil, Screen2Auto adalah solusinya. Aplikasi ini berfungsi sebagai alat mirroring layar yang memungkinkan Anda menampilkan dan mengontrol hampir semua aplikasi ponsel di dasbor Android Auto.
Dengan Screen2Auto, Anda dapat menjalankan aplikasi seperti Discord, Waze, TikTok, atau bahkan membuka spreadsheet. Aplikasi ini mendukung koneksi USB dan nirkabel, serta menyediakan pengaturan tata letak layar. Namun, perlu dicatat bahwa aplikasi ini sensitif terhadap perubahan pada Android Auto dan mungkin memerlukan izin tambahan.
Peringatan Keamanan dan Penggunaan yang Bijak
Meskipun ketiga aplikasi di atas sangat berguna, penting untuk diingat bahwa sideloading aplikasi di Android Auto memiliki risiko. Aplikasi yang diinstal dari sumber tidak resmi dapat mengandung malware, membahayakan data pribadi, atau menyebabkan ketidakstabilan sistem. Selain itu, Google tidak memberikan dukungan untuk aplikasi yang diinstal dengan cara ini, dan pembaruan sistem operasi besar dapat menyebabkan aplikasi berhenti berfungsi.
Yang terpenting, jangan pernah menggunakan aplikasi ini saat mengemudi. Penggunaan aplikasi video, browser, atau mirroring layar saat mobil bergerak sangat berbahaya dan melanggar aturan keselamatan berkendara. Gunakan aplikasi ini hanya saat kendaraan dalam keadaan parkir dan aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 2Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 3Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 4Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 5Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 6Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 7Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 8Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta
- 9Bukan Batal! Fabrizio Romano: Barcola ke Liverpool Masih Hidup dan Kian Menggembirakan
- 10Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain




