Jateng

Antimo, Produk Unggulan Phapros Teman Setia Perjalanan Jutaan Orang Indonesia yang Kian Mendunia

Arixc Ardana | 20 Juni 2026, 11:44 WIB
Antimo, Produk Unggulan Phapros Teman Setia Perjalanan Jutaan Orang Indonesia yang Kian Mendunia
Antimo, Produk yang diproduksi PT Phapros Tbk ini telah menjadi bagian dari cerita perjalanan jutaan orang selama puluhan tahun.

JATENG.AKURAT.CO, Di sebuah terminal yang mulai ramai oleh penumpang, seorang ibu tampak sibuk memeriksa barang bawaan keluarganya.

Sesekali ia memastikan tiket tidak tertinggal dan makanan ringan sudah tersimpan rapi di dalam tas.

Namun ada satu benda kecil yang selalu ia pastikan ikut terbawa.

Dua tablet Antimo diselipkannya ke dalam saku tas anaknya.

"Kalau perjalanan jauh biasanya suka pusing," katanya singkat sambil tersenyum.

Pemandangan seperti itu mungkin terlihat sederhana.

Namun bagi jutaan masyarakat Indonesia, minum Antimo telah menjadi bagian persiapan sebelum perjalanan dimulai.

Sama seperti memastikan tiket, dompet, atau telepon genggam tidak tertinggal, membawa Antimo menjadi kebiasaan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Sementara itu, di pelabuhan penyeberangan, para penumpang yang akan melintasi laut menuju pulau lain memiliki cerita yang tidak jauh berbeda.

Gelombang laut yang kadang tenang dan kadang berguncang membuat sebagian orang memilih berjaga-jaga.

Sebelum naik ke kapal, mereka membeli camilan, air minum, dan tak jarang satu strip Antimo.

Produk yang telah mereka kenal sejak lama itu menjadi teman perjalanan yang memberikan rasa tenang selama berada di atas laut.

Bahkan di era transportasi udara yang semakin modern, Antimo masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

Bukan karena takut naik pesawat, tetapi sebagai langkah antisipasi ketika tubuh sedang kurang fit atau harus menghadapi perjalanan lanjutan setelah mendarat.

Cerita paling akrab justru sering ditemukan dalam perjalanan keluarga menggunakan kendaraan pribadi.

Saat musim liburan sekolah tiba, ribuan keluarga Indonesia memadati jalan menuju berbagai destinasi wisata.

Di dalam mobil, anak-anak tampak antusias melihat pemandangan baru, sementara orang tua fokus memastikan perjalanan berjalan lancar.

Di tengah berbagai perlengkapan yang dibawa, mulai dari makanan, minuman, bantal leher hingga mainan anak, Antimo hampir selalu memiliki tempat tersendiri di dalam kotak obat perjalanan keluarga.

Bagi sebagian orang tua, pengalaman menghadapi anak yang mabuk perjalanan menjadi alasan mengapa produk tersebut selalu tersedia.

Mereka memahami bahwa perjalanan yang menyenangkan tidak hanya ditentukan oleh tujuan wisata, tetapi juga kenyamanan selama berada di perjalanan.

Bagi banyak masyarakat Indonesia, Antimo bukan sekadar obat antimabuk perjalanan.

Produk yang diproduksi PT Phapros Tbk ini telah menjadi bagian dari cerita perjalanan jutaan orang selama puluhan tahun.

Ketika perjalanan jauh identik dengan rasa mual, pusing, atau muntah, Antimo hadir memberikan rasa nyaman sehingga masyarakat bisa menikmati perjalanan tanpa khawatir.

Menjadi Produk Unggulan yang Terus Bertumbuh

Antimo kini sudah menjadi teman perjalanan orang Indonesia

Bahkan dalam tiga tahun terakhir, produk legendaris PT Phapros Tbk tersebut terus mencatatkan pertumbuhan positif.

Direktur Pemasaran PT Phapros Tbk, Maraja Jeson Siregar, mengungkapkan bahwa performa Antimo masih sangat kuat di pasar.

Tahun lalu produk ini berhasil mencatat pertumbuhan penjualan dua digit dan pada tahun ini perusahaan kembali menargetkan pertumbuhan dua digit.

"Antimo tetap menjadi salah satu brand andalan kami. Pertumbuhannya sangat baik dan menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap produk ini masih sangat tinggi," ujar Jeson.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kemampuan Antimo untuk terus relevan dengan kebutuhan masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.

Baik untuk perjalanan darat, laut maupun udara, Antimo masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.

Menjangkau Masyarakat Hingga Pelosok Negeri

Bagi Phapros, mempertahankan popularitas Antimo bukan hanya soal promosi.

Yang lebih penting adalah memastikan produk tersebut mudah ditemukan oleh masyarakat, bahkan hingga daerah terpencil.

Karena itu, tahun ini perusahaan menghadirkan Antimo dengan kemasan yang lebih kecil.

Langkah tersebut dilakukan agar produk semakin mudah masuk ke jaringan retail resmi, mulai dari apotek hingga toko obat yang berada di wilayah pelosok.

"Kami ingin Antimo semakin mudah dijangkau masyarakat. Dengan kemasan yang lebih kecil, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak retail resmi dan memberikan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen," kata Jeson.

Melalui strategi tersebut, Phapros menargetkan penambahan sekitar 20 ribu titik retail baru yang menjual Antimo sepanjang tahun ini.

Langkah itu menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan produk legendaris tersebut tetap hadir di tengah masyarakat, kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.

Diproduksi Ratusan Juta Tablet Setiap Tahun

Popularitas Antimo tercermin dari kapasitas produksinya yang sangat besar.

Direktur Produksi PT Phapros Tbk, Ida Rahmi Kurniasih, menjelaskan bahwa Antimo bersama produk antihistamin lainnya merupakan salah satu tulang punggung perusahaan yang memiliki permintaan tinggi sepanjang tahun.

Menurut Ida, untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional, lini produksi Antimo bekerja secara intensif dengan dukungan sejumlah mesin produksi yang beroperasi secara simultan.

"Antimo menjadi salah satu andalan kami. Dalam satu bulan kami bisa mengerjakan sekitar 30 sampai 40 batch produksi. Jika dihitung dalam jumlah tablet, produksinya mencapai lebih dari 200 juta hingga 300 juta tablet setiap tahun," jelas Ida.

Jumlah tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap produk yang telah menjadi bagian dari perjalanan bangsa selama puluhan tahun.

Di balik setiap tablet Antimo yang dikonsumsi masyarakat, terdapat proses panjang mulai dari pengadaan bahan baku, formulasi, pengujian mutu, hingga distribusi ke seluruh Indonesia.

Lebih dari Sekadar Obat Mabuk Perjalanan

Meski dikenal luas sebagai obat antimabuk perjalanan, manfaat Antimo ternyata lebih luas dari yang selama ini dipahami masyarakat.

Banyak pengguna yang memanfaatkan Antimo untuk membantu mendapatkan waktu istirahat yang lebih nyaman selama perjalanan panjang.

Ida mengaku dirinya sendiri sering merasakan manfaat tersebut ketika harus melakukan perjalanan dinas antarkota.

"Saya misalnya harus melakukan perjalanan Jakarta-Semarang selama beberapa jam dan keesokan harinya masih harus bekerja. Sebelum berangkat saya minum Antimo agar bisa beristirahat selama perjalanan sehingga saat tiba di tujuan kondisi tubuh tetap segar," tuturnya.

Pengalaman serupa ternyata banyak dirasakan pengguna lainnya. Tidak sedikit penumpang bus malam, kereta jarak jauh, maupun kapal laut yang menjadikan Antimo sebagai bagian dari persiapan perjalanan mereka.

Karena itu, menurut Ida, tantangan terbesar saat ini bukan lagi memperkenalkan Antimo kepada masyarakat, melainkan bagaimana mengomunikasikan manfaat produk tersebut secara lebih luas.

"Kami melihat Antimo bukan hanya sebagai obat antimabuk perjalanan, tetapi juga sebagai solusi yang membantu masyarakat menikmati perjalanan dengan lebih nyaman. Itu yang terus kami komunikasikan kepada konsumen," ujarnya.

Tetap Ikonik, Terus Berinovasi

Sebagai merek yang telah dikenal lintas generasi, Antimo memiliki identitas visual yang sangat kuat.

Kemasan berwarna abu-abu dengan ilustrasi kendaraan seperti kereta api, kapal, dan mobil telah melekat di benak masyarakat Indonesia selama bertahun-tahun.

Namun seiring perkembangan zaman, Phapros terus melakukan penyegaran tanpa menghilangkan karakter yang menjadi ciri khas produk tersebut.

Ida menjelaskan bahwa perusahaan sempat melakukan berbagai kajian mengenai kemungkinan perubahan desain kemasan.

Namun hasil riset menunjukkan bahwa identitas visual Antimo masih sangat kuat dan disukai konsumen.

Karena itu, elemen-elemen utama tetap dipertahankan dengan sentuhan yang lebih modern.

"Kami melakukan beberapa penyesuaian pada ilustrasi kendaraan agar lebih sesuai dengan perkembangan zaman. Tetapi identitas utama Antimo tetap kami pertahankan karena sudah sangat kuat di benak masyarakat," katanya.

Menyasar Generasi Muda

Selain melakukan penyegaran kemasan, tim Research and Development (R&D) Phapros juga terus mengembangkan inovasi baru untuk menjaga relevansi Antimo di masa depan.

Saat ini perusahaan tengah melakukan berbagai pengembangan produk yang ditujukan untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih muda.

Berbagai tahapan uji coba telah dilakukan dan masih terus dievaluasi untuk memastikan produk yang nantinya diluncurkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar.

Bagi Phapros, inovasi menjadi bagian penting untuk menjaga keberlangsungan sebuah merek yang telah hadir selama puluhan tahun.

Menembus Pasar Internasional

Kualitas Antimo tidak hanya diakui di dalam negeri.

Produk ini juga telah dipasarkan ke sejumlah negara melalui jalur ekspor resmi.

Saat ini Antimo telah hadir di Kamboja dan Timor-Leste melalui mitra distribusi yang bekerja sama dengan Phapros.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa produk farmasi nasional mampu bersaing di pasar internasional dengan kualitas yang tidak kalah dari produk luar negeri.

Meski demikian, pasar Indonesia tetap menjadi fokus utama perusahaan.

Dengan mobilitas masyarakat yang terus meningkat dan kebutuhan perjalanan yang semakin tinggi, Antimo diyakini masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar di masa mendatang.

Menemani Perjalanan Bangsa

Bagi sebagian masyarakat, Antimo mungkin hanya dikenal sebagai obat antimabuk perjalanan.

Namun bagi jutaan orang Indonesia, produk ini memiliki makna yang lebih personal.

Antimo adalah teman perjalanan yang membantu mereka menikmati perjalanan tanpa rasa mual, pusing, atau ketidaknyamanan yang kerap muncul saat menempuh perjalanan jauh.

Tak sedikit orang yang mengenal Antimo sejak masa kecil. Mereka mengonsumsinya saat bepergian bersama orang tua menggunakan bus antarkota, kapal laut, atau kendaraan pribadi.

Kini, ketika telah berkeluarga, mereka melakukan hal yang sama kepada anak-anaknya sebelum memulai perjalanan panjang.

Inilah yang membuat Antimo menjadi salah satu merek farmasi yang memiliki ikatan emosional kuat dengan masyarakat Indonesia.

Sementara bagi Phapros, produk tersebut merupakan simbol kepercayaan yang telah dibangun selama puluhan tahun.

Dari perjalanan mudik Lebaran, liburan sekolah, perjalanan dinas, hingga petualangan menjelajahi berbagai daerah di Nusantara, Antimo selalu hadir menemani jutaan masyarakat Indonesia.

Ia bukan sekadar produk farmasi, tetapi telah menjadi bagian dari cerita perjalanan lintas generasi.

Dan selama masih ada perjalanan yang menghubungkan keluarga, pekerjaan, dan mimpi-mimpi masyarakat Indonesia di berbagai penjuru negeri, Antimo akan terus hadir sebagai sahabat perjalanan yang setia, membantu setiap perjalanan terasa lebih nyaman, aman, dan menyenangkan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.