Satu Ditemukan Satu Masih Dicari, Dua Siswi SMP Hanyut di Kali Karang Malang Mijen

JATENG.AKURAT.CO, Dua anak perempuan yang masih berstatus siswi SMP dilaporkan hanyut terseret arus deras sungai saat hujan lebat menjelang waktu maghrib pada Selasa petang (10/2/2026).
Tragedi tersebut akibat dari hujan deras yang mengguyur wilayah barat Kota Semarang pada Selasa petang tersebut. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.52 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari akun Instagram @portalsemarang, kedua korban awalnya berada di sekitar jalan perkampungan yang tergenang banjir akibat hujan deras.
Luapan air yang mengalir deras dari arah permukiman diduga berasal dari tanggul yang jebol, sehingga arus air di jalan menjadi sangat kuat dan sulit dikendalikan.
Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa derasnya aliran air di jalan membuat korban terjatuh dan terseret arus hingga masuk ke aliran Kali Karang Malang.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkan ke pihak terkait, sementara sebagian lainnya berupaya memberikan pertolongan seadanya.
Tak lama setelah kejadian, tim SAR gabungan bersama aparat kepolisian, relawan, dan warga setempat langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Proses pencarian dilakukan sejak petang hingga malam hari dengan menyusuri titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi korban tersangkut.
Hingga malam hari, satu dari dua korban berhasil ditemukan. Namun, satu siswi lainnya masih belum ditemukan dan dinyatakan dalam pencarian.
Tim SAR terus melanjutkan upaya penyisiran dengan memperluas area pencarian di sepanjang Kali Karang Malang.
Akun @portalsemarang juga melaporkan bahwa di lokasi yang sama terjadi insiden lain, yakni seorang pemotor yang terseret arus banjir.
Dalam kejadian itu, satu orang berhasil selamat dan segera dilarikan ke RS Charlie, sementara satu korban lainnya dilaporkan masih dalam pencarian.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh kondisi jalan yang terendam banjir serta arus air yang sangat deras akibat jebolnya tanggul di sekitar lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan masih terus dilakukan.
Pihak berwenang mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras, dan menghindari melintas di jalan yang tergenang atau berarus deras demi mencegah kejadian serupa terulang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat









