Dampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Apresiasi KKMP Sampangan

JATENG.AKURAT.CO, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas menyebut Jawa Tengah (Jateng) sebagai daerah terbaik dalam pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KKMP).
Hal itu ia sampaikan saat meninjau KKMP Sampangan, di Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Ia menyebut ditugaskan untuk berkeliling di seluruh penjuru Indonesia dan melaporkannya kepada Presiden.
"Saya datang ke Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga, saya lapor di Hambalang. Beliau senang sekali. Saya bilang, 'Pak, Jateng yang terbaik'," kata Zulhas di KKMP Sampangan, Jumat (30/1/2026).
"Siapa dulu dong Pangdamnya? Betul, Jateng terbaik. Tadi saya lihat di Batang bagus-bagus. Wah, bagus-bagus Batang. Jadi Jawa Tengah luar biasa," lanjutnya.
Zulhas menyebut, kesiapan daerah, dukungan pemerintah kota hingga kelurahan, serta keterlibatan lintas sektor menjadi kunci keberhasilan Jateng dinilai lebih baik dibanding daetah lainnya. Ia pun menargetkan KKMP bisa beroperasional Maret.
Dalam kesempatan itu Zulhas menegaskan, KKMP merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto yang saling terhubung dengan agenda swasembada pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga penguatan koperasi desa dan kelurahan.
"Jadi programnya Bapak Presiden itu satu dengan yang lain terkait. Pertama, swasembada pangan. Karena kalau tidak swasembada, kita akan tergantung dari impor besar-besaran," ujarnya.
Zulhas juga menjelaskan, nantinya KKMP ditargetkan akan menyuplai bahan pokok yang dibutuhkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Sementara itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengapresiasi KKMP Sampangan yang dinilai memiliki konsep matang. Menurutnya, koperasi tersebut berpotensi menjadi contoh nasional.
"Senang banget dan sesuai dari yang disampaikan Pangdam tadi dari Jawa Tengah yang sudah ada packaging-nya bagus di Semarang," ujarnya.
"Koperasi Merah Putih di Kota Semarang ini sangat terkenal, banyak didatangi beberapa kabupaten/kota untuk studi banding. Dan ini kita mau menuju supaya proses penyelenggaraan di sini bisa menjadi teladan bagi koperasi lain," sambungnya.
Agustina mengakui tantangan pengelolaan koperasi skala besar di wilayah perkotaan tidak ringan. Namun, dengan dukungan pemerintah pusat dan gotong royong, ia optimistis KKMP Sampangan bisa berjalan berkelanjutan.
"Cukup berat karena dengan etalase segede ini, dengan bangunan segede ini, tantangan bisnis ke depan harus dihadapi oleh teman-teman koperasi, ini harus disambut dengan berbagai macam persiapan yang matang," ucapnya.
Ia menambahkan, pemerintah pusat akan mendukumg dengan memasok barang siap jual dari Bulog hingga kebijakan yang mengarahkan agar SPPG membeli bahan dari koperasi. Selain itu, Pemkot Semarang akan mendorong penguatan keanggotaan koperasi secara masif.
"Kami juga sudah membuat edaran, seluruh ASN ber-KTP Kota Semarang wajib mendaftar sebagai anggota koperasi,"ujarnya.
Saat ini, Agustina menyebut terdapat 177 koperasi kelurahan di Kota Semarang. Sebanyak sembilan koperasi sudah aktif dengan omzet di atas Rp 10 juta per hari, bahkan satu koperasi mencatatkan perputaran hingga Rp 70 juta.
Terpisah, Ketua KKMP Sampangan Kuncar Asrianto menyatakan koperasinya itu sebenarnya sudah berjalan sebelum gedung yang baru dibangun. Ia menegaskan, pihaknya siap beroperasi secepatnya.
"Sebelum gedung ini dibangun tiga bulan lalu, koperasi kami sudah bergerak. Kami sudah kerja sama dengan Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, BRI, Pos Indonesia, sampai Pertamina," kata Kuncar.
Ia menyebut, dengan selesainya pembangunan KKMP, koperasi tinggal menambah volume usaha. Bahkan, operasional dimungkinkan dimulai lebih cepat dari target.
"Kalau Maret kami sudah siap. Bahkan awal Februari ini pun sebenarnya sudah bisa, tinggal memindahkan barang ke sini," ujarnya.
Kuncar menjelaskan, produk yang disiapkan antara lain beras SPHP, beras premium, Minyakita, serta berbagai komoditas dari UMKM lokal seperti bawang merah, bawang putih, dan telur. Produk-produk tersebut juga akan disalurkan ke kios-kios kecil dan anggota koperasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'






