Lansia dari Penawangan Grobogan Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi

JATENG.AKURAT.CO, Seorang pria lansia ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi Desa Kluwan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada hari Sabtu (24/1) sekitar siang hari.
Korban bernama Saman (70 tahun), seorang petani yang tinggal di Dusun Dukoh Lor, Desa Toko, Kecamatan Penawangan.
Kapolsek Penawangan, AKP Sutarjo mengungkapkan, bahwa korban sebelumnya dilaporkan pergi dari rumah tanpa memberitahu keluarga sejak pagi hari Jumat (23/1).
Keluarga telah melakukan upaya pencarian ke berbagai rumah kerabat, namun belum mendapatkan hasil apapun.
"Kabar baiknya, pada Sabtu siang sekitar pukul 13.15 WIB, korban berhasil ditemukan oleh salah satu warga yang sedang melintas di sekitar jalur irigasi Desa Kluwan," ujarnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan di TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan informasi dari saksi-saksi, diperkirakan kronologi kejadian dimulai ketika korban hendak membersihkan kaki di saluran irigasi yang tidak jauh dari kediamannya.
"Diduga saat membasuh kaki, korban mengalami terpeleset," jelas Kapolsek.
Diketahui bahwa selain berusia lanjut, korban juga memiliki riwayat penyakit hipertensi dan masalah pada paru-paru.
Kondisi tersebut membuatnya tidak mampu menyelamatkan diri ketika terbawa arus air yang saat itu sedang deras dengan debit yang tinggi.
Jasad korban ditemukan pada jarak sekitar 800 meter dari lokasi awal yang diduga menjadi tempat dia terpeleset.
Setelah ditemukan, tim gabungan dari Polsek Penawangan, Inafis Polres Grobogan, Puskesmas Penawangan 1, serta petugas PMI segera melakukan proses evakuasi jasad ke rumah duka.
Hasil pemeriksaan visum luar yang dilakukan oleh tim medis menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan memutuskan untuk tidak melakukan autopsi. Jenazah kemudian langsung diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan proses pemakaman sesuai dengan adat istiadat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat









