Sambut MATTA, Disporapar Jateng Sampaikan Potensi Kerjasama Saling Menguntungkan Antara Indonesia dan Malaysia

JATENG.AKURAT.CO, Malaysia semakin serius menggarap pasar wisatawan Indonesia. Melalui Malaysian Association of Tour & Travel Agents (MATTA), pelaku industri pariwisata Malaysia melakukan langkah proaktif dengan menggelar roadshow promosi destinasi wisata ke sejumlah kota besar di Indonesia, salah satunya Semarang, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan promosi bertajuk MATTA Travel Exchange MTAX ini mempertemukan langsung pelaku industri pariwisata Malaysia dengan agen perjalanan, pelaku usaha wisata, dan pemangku kepentingan pariwisata di Jawa Tengah.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Disporapar Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto, menyambut baik langkah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan antara pelaku pariwisata Indonesia dan Malaysia.
“Kami menyambut baik kegiatan seperti ini karena mempertemukan langsung para stakeholder, supplier, dan pelaku usaha pariwisata. Ini memudahkan untuk berkreasi membuat paket wisata yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan wisatawan,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama promosi lintas negara ini bisa berlangsung berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi peningkatan kunjungan wisata ke Jawa Tengah maupun ke Malaysia.
Hal senada disampaikan Alex Gunarto, Ketua BDPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Jawa Tengah atau Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia Jawa Tengah. Alex menilai kegiatan ini memiliki nilai strategis karena karakter kebutuhan wisatawan Indonesia dan Malaysia relatif serupa.
“Indonesia dan Malaysia itu pasar yang sangat dekat, baik secara budaya maupun preferensi wisata. Sebelum pandemi, destinasi Malaysia sangat diminati wisatawan Indonesia karena akses penerbangan langsung. Sekarang penerbangan langsung kembali dibuka, ini momentum yang sangat bagus,” jelasnya.
Alex menambahkan, pelaku industri kini bisa menyusun paket wisata yang lebih kompetitif dan terjangkau dengan adanya penerbangan langsung serta kerja sama antarpelaku usaha.
“Kami bisa membuat paket yang lebih menarik, lebih murah, dan sesuai kebutuhan pasar. Bukan hanya menjual Malaysia ke Indonesia, tapi juga sebaliknya menjual Jawa Tengah ke pasar Malaysia,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan MATTA dan Selangor Tourism menyatakan komitmennya untuk terus mempromosikan destinasi-destinasi unggulan Malaysia seperti Kuala Lumpur, Selangor, Batu Caves, dan Masjid Biru, serta kuliner khas seperti nasi lemak yang telah lama menjadi daya tarik bagi wisatawan Indonesia.
Mereka juga membuka peluang untuk melakukan sales mission balasan ke Jawa Tengah guna mempromosikan destinasi wisata Semarang dan wilayah lain di Jawa Tengah kepada pasar Malaysia.
“Ke depan kami ingin gantian mempromosikan Jawa Tengah di Malaysia. Potensinya sangat besar, apalagi sekarang konektivitas penerbangan sudah semakin baik,” ujar salah satu perwakilan travel Malaysia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta ekosistem promosi pariwisata dua arah yang saling menguntungkan, mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan, serta menggerakkan perekonomian sektor pariwisata di kedua negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional








