Gemini Merambah Ekosistem Apple! AI Google Kini Hadir di Chrome iOS, Permudah Summarizing Halaman Web

JATENG.AKURAT.CO, Upaya Google untuk menyematkan kecerdasan buatan Gemini ke mana-mana terus berlanjut.
Kali ini, giliran pengguna iPhone yang mendapat giliran. Google secara resmi membawa AI Gemini ke browser Chrome di iOS, membuka jalan baru bagi pengguna Apple untuk berinteraksi dengan konten web.
Langkah ini dilihat sebagai strategi Google untuk membawa Gemini ke dalam ekosistem Apple, khususnya bagi sekitar 30% pengguna iPhone yang memilih Chrome daripada Safari karena preferensi layanan Google atau paritas antar platform.
Interaksi Konversasional dengan Halaman Web
Dengan Gemini terintegrasi di aplikasi Chrome, pengguna iPhone akan mendapatkan cara baru dan lebih cerdas untuk menjelajahi konten yang sedang mereka lihat.
Fitur utama yang ditawarkan Gemini di Chrome iOS meliputi:
- Meringkas Halaman (Summarising): Gemini dapat meringkas poin-poin penting dari halaman web yang panjang secara instan.
- Tanya Jawab Spesifik: Pengguna dapat mengajukan pertanyaan spesifik tentang isi halaman web tanpa harus melakukan pencarian baru.
- Modifikasi Konten: Memungkinkan pengguna melakukan tugas kompleks seperti mengubah resep, membuat perbandingan, atau mengajukan pertanyaan yang lebih luas terkait topik di halaman tersebut.
Intinya, Gemini memungkinkan pemahaman konversasional, di mana pengguna bisa bertanya tentang konten di halaman, melampaui fungsi pencarian biasa.
Fitur ini memperluas penawaran yang sebelumnya hanya terbatas pada Google Lens di iOS.
Baca Juga: Weekend Mahal! Ini 4 Gunung dengan Biaya Simaksi Termahal di Jawa Barat, Nomor 1 Capai Rp125 Ribu!
Peluncuran Awal dan Persaingan AI
Menurut laporan dari 9to5Google, peluncuran Gemini di Chrome iOS ini pertama kali dimulai di Amerika Serikat (AS).
Fitur ini juga sudah diluncurkan untuk pengguna desktop (Windows dan Mac) di AS, meskipun belum ada kabar resmi mengenai kapan peluncuran akan diperluas secara global.
Integrasi ini semakin memanaskan "Perang AI" (AI wars). Di saat Apple sendiri sedang berjuang mematangkan Apple Intelligence (AI bawaan Apple), muncul rumor bahwa Apple Intelligence mungkin akan mengintegrasikan Gemini untuk melengkapi kecerdasannya—sebelumnya, Apple dikabarkan menjalin kemitraan dengan ChatGPT.
Bagi Google, tujuannya bukan hanya menyediakan akses ke chatbot, tetapi mengintegrasikan pengalaman AI ke dalam setiap aplikasi dan fitur Google, menjadikannya pendamping yang konstan dan tak terpisahkan dari pengalaman pengguna sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 8Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 9Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










