Jateng

Revolusi Kamera Ponsel! Tecno Pamerkan Lensa Continuous Zoom 1x-9x Berkat Kolaborasi dengan Samsung

Theo Adi Pratama | 9 Desember 2025, 09:59 WIB
Revolusi Kamera Ponsel! Tecno Pamerkan Lensa Continuous Zoom 1x-9x Berkat Kolaborasi dengan Samsung

JATENG.AKURAT.CO, Perlombaan inovasi kamera smartphone mencapai babak baru yang menarik.

Tecno—bekerja sama dengan raksasa manufaktur Samsung dan Largan—baru-baru ini mengumumkan dua lensa inovatif yang dirancang untuk meningkatkan kinerja kamera sambil menekan ukuran modul, menjadikannya lebih ringkas.

Pengumuman ini, yang dipamerkan dalam ajang Tecno Future Lens ke-5, menyoroti peran Samsung yang memang dikenal mengembangkan banyak komponen hardware unggulan, dan kali ini, mereka berkolaborasi untuk memproduksi lensa continuous zoom yang ambisius.

Inovasi tersebut berfokus pada dua lensa telefoto baru: Freeform Continuum Telephoto dan Dual-Mirror Reflect Telephoto.

Baca Juga: Tinggalkan Pill! iPhone 18 Dirumorkan Uji Kamera Under Display, Akhirnya Layar Penuh Tanpa Gangguan?

Freeform Continuum Telephoto: Zoom Optik Mulus 1x hingga 9x

Ini adalah terobosan terbesar. Selama ini, sistem multi-kamera smartphone mengandalkan beberapa lensa (misalnya, 1x, 3x, dan 5x) dan menggunakan zoom digital untuk mengisi celah di antaranya.

Hal ini sering menyebabkan "lompatan fokus" (focal jumps) yang mengganggu, perbedaan warna, dan ketajaman yang menurun saat beralih sensor.

Lensa Freeform Continuum Telephoto dirancang untuk mengatasi masalah tersebut.

Teknologi ini memungkinkan satu modul kamera memberikan continuous optical zoom (zoom optik berkelanjutan) mulai dari 1x hingga 9x.

  • Cara Kerja: Modul ini menggunakan susunan lensa Alvarez, di mana dua lensa bekerja sama untuk menciptakan optical zoom variabel. Ini menghilangkan kebutuhan akan lensa telefoto terpisah.
  • Keunggulan: Gambar dijanjikan tetap tajam di seluruh rentang zoom dan transisi menjadi mulus, seperti menggunakan kamera profesional. Hal ini juga memungkinkan desain modul kamera yang jauh lebih ringkas.
  • Status Rilis: Tecno menyebutkan bahwa teknologi ini masih dalam tahap pengembangan yang kompleks dan diperkirakan baru akan hadir di perangkat komersial sekitar satu tahun lagi (2026).

Baca Juga: Lupakan QR Code! Android Siapkan Animated Interface Fitur Mirip NameDrop, Berbagi Kontak Cukup Tempel HP

Dual-Mirror Reflect Telephoto: Telefoto 50% Lebih Kecil

Teknologi kedua, Dual-Mirror Reflect Telephoto, berfokus pada efisiensi ukuran.

Mirip dengan lensa periskop yang sudah kita kenal, lensa ini menggunakan cermin untuk melipat jalur cahaya di dalam modul.

Namun, teknologi ini menggunakan dua cermin yang disusun secara koaksial.

  • Keunggulan: Modul kamera diklaim 50% lebih kecil dari unit telefoto tradisional, memungkinkan ponsel dibuat lebih tipis tanpa mengorbankan kemampuan zoom optik.
  • Efek Unik: Lensa ini menghasilkan bokeh unik berbentuk donat (ring-shaped bokeh), efek yang mirip dengan lensa cermin pada kamera DSLR profesional.
  • Status Rilis: Tecno mengatakan desain ini lebih siap dan berpotensi hadir di smartphone awal tahun depan (2026), asalkan lulus tahap pengujian internal.

Baca Juga: Akhirnya! Tesla Hadirkan Fitur Phone Left Behind Chime di Holiday Update 2025, Bikin Pengemudi Lebih Tenang

Peran Samsung dan Masa Depan Kamera Flagship

Meskipun pengumuman ini datang dari Tecno, mata penggemar gadget tertuju pada Samsung.

Karena Samsung adalah mitra manufaktur utama, banyak yang berspekulasi apakah raksasa Korea itu akan mengadopsi salah satu atau kedua teknologi lensa inovatif ini untuk perangkat Galaxy flagship mereka di masa depan.

Mengurangi ukuran modul kamera sekaligus meningkatkan kinerja optik adalah tujuan yang sangat dicari oleh semua produsen smartphone.

Kolaborasi ini menandai langkah maju di industri mobile imaging yang bertujuan mengatasi keterbatasan hardware yang selama ini ditutup dengan computational photography (AI).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.