Jateng

Berdaya Lewat Jamur Tiram! YBM PLN Pusmanpro Gandeng Difabel Semarang, Bentuk Kelompok Usaha Cahaya Tangguh Roso

Theo Adi Pratama | 26 November 2025, 16:44 WIB
Berdaya Lewat Jamur Tiram! YBM PLN Pusmanpro Gandeng Difabel Semarang, Bentuk Kelompok Usaha Cahaya Tangguh Roso

JATENG.AKURAT.CO, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) kembali menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat inklusif.

Kali ini, YBM PLN Pusmanpro meresmikan Program Kelompok Usaha Cahaya (KUC) "Tangguh Roso" yang berfokus pada budidaya jamur tiram, bekerja sama dengan Yayasan Disabilitas Tangguh Kota Semarang.

Program ini dirancang komprehensif untuk memastikan kelompok difabel tidak hanya mendapatkan modal, tetapi juga mampu mencapai kemandirian usaha yang berkelanjutan.

Sebanyak 10 anggota difabel yang tergabung dalam kelompok ini mendapatkan bantuan komprehensif berupa paket usaha budidaya jamur tiram.

Bantuan yang disalurkan mencakup pembuatan rumah jamur (kumbung), penyediaan 5.000 baglog (media tanam jamur), serta pelatihan dasar budidaya jamur bagi seluruh anggota.

Pendampingan intensif juga menjadi kunci utama program ini, dengan tujuan agar kelompok usaha ini mampu menghasilkan panen yang maksimal dan memberikan penghasilan yang layak bagi para anggotanya.

Ahmad Nur Arianta selaku salah satu pengurus YBM PLN PUSMANPRO mengatakan semangat dari rekan-rekan disabilitas membuat YBM PLN PUSMANPRO tergerak untuk bisa memberi support.

"Program KUC ini kami memfokuskan pada pendampingan intensif. Kami ingin memastikan manajemen usaha berjalan baik dan hasil panennya maksimal, sehingga KUC Tangguh Roso ini benar-benar menjadi jalan rezeki yang berkelanjutan bagi anggotanya" Ujar Ahmad

Dikesempatan terpisah, General Manager PLN Pusmanpro, Sukahar, menegaskan bahwa program Kelompok Usaha Cahaya adalah wujud kepedulian insan PLN.

"Program ini merupakan bukti nyata bahwa PLN selain melistriki namun juga punya tanggung jawab sosial. Kami ingin kehadiran PLN dirasakan manfaatnya secara langsung, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi bagi rekan-rekan disabilitas," ujar Sukahar.

Sejak dimulai, usaha budidaya jamur tiram "Tangguh Roso" ini telah berjalan selama dua bulan dengan perkembangan yang positif.

Para anggota kelompok terlihat antusias dalam mengelola kumbung dan merawat ribuan baglog yang telah disediakan.

Imron, salah satu penerima manfaat dari KUC Tangguh Roso, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh YBM PLN Pusmanpro.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan ini. Sebagai kaum disabilitas, dukungan seperti ini sangat berarti karena tidak hanya membantu secara materi, tetapi hal ini meningkatkan semangat rekan-rekan untuk terus berkarya dan mandiri," ungkap Imron.

Melalui KUC Tangguh Roso, YBM PLN Pusmanpro berharap dapat menciptakan ekosistem usaha yang inklusif, di mana keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk berkarya dan berdaya secara ekonomi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.