Terjadi Lagi, 13 Siswa SMPN di Klaten Keracunan Akibat Makan Bergizi Gratis

JATENG.AKURAT.CO, Sebanyak tiga belas siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, di Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Rabu (8/10).
Para siswa mengalami gejala pusing, mual, dan muntah setelah menyantap makanan yang diberikan oleh pihak sekolah.
Melansir dari akun @kabar_klaten, siswa yang mengalami keracunan langsung dibawa ke Puskesmas Wedi untuk mendapatkan penanganan medis awal, beberapa siswa lainnya dirujuk ke RSUD Bagas Waras menggunakan ambulans.
Diduga kuat keracunan disebabkan oleh makanan bergizi gratis (MBG) yang diduga basi, meskipun belum semua makanan dibagikan saat gejala keracunan mulai muncul.
Saat ini, penyelidikan sedang dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dari insiden tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










