Bangunan Bersejarah SMA BOPKRI 1 Yogyakarta: Dulu Jadi Cikal Bakal Akmil, Kini Tetap Megah!

JATENG.AKURAT.CO, Di antara deretan gedung sekolah di Yogyakarta, ada satu yang berdiri kokoh dan menyimpan sejarah panjang: SMA BOPKRI I Yogyakarta.
Bangunan ini bukan hanya tempat para siswa menimba ilmu, tapi juga saksi bisu perjuangan pendidikan dan militer bangsa Indonesia.
Dari Sekolah Belanda Hingga Cikal Bakal Akademi Militer
Pada masa kolonial Belanda, bangunan ini dikenal sebagai Christelijke MULO, yang setara dengan sekolah menengah pertama saat ini.
Setelah kemerdekaan, gedungnya diambil alih dan digunakan untuk berbagai keperluan penting.
Yang paling mengejutkan, gedung ini pernah menjadi lokasi Military Academy, cikal bakal dari Akademi Militer Nasional (Akmil) yang sekarang berlokasi di Magelang!
Perjalanan sejarahnya yang panjang membuat bangunan ini memiliki nilai historis yang tinggi.
Bangunan ini kini dikelola oleh Badan Usaha Pendidikan Kristen Indonesia dan tetap menjadi salah satu sekolah favorit di Yogyakarta.
Arsitektur Kolonial yang Terawat Sempurna
Salah satu hal yang paling menarik dari SMA BOPKRI I adalah arsitekturnya yang tetap terjaga.
Bangunan ini menampilkan arsitektur kolonial yang khas, terdiri dari beberapa unit bangunan yang saling terhubung.
Meskipun sudah berusia puluhan tahun, setiap sudutnya tetap terawat dengan baik.
Unit-unit bangunan yang ada di kompleks ini semuanya memiliki fungsi penunjang kegiatan belajar siswa.
Keaslian bentuk dan struktur bangunan masih bisa kita lihat jelas, terutama di bagian ruang guru dan ruang-ruang kelas di sayap utara dan selatan.
Setiap tembok, jendela, dan detail arsitektur seolah bercerita tentang masa lalu yang luar biasa.
Melestarikan bangunan bersejarah seperti SMA BOPKRI I bukan hanya tentang menjaga fisik gedung, tapi juga tentang merawat memori kolektif bangsa.
Bangunan ini menjadi pengingat bagi setiap siswa dan pengunjung bahwa di balik setiap pembelajaran, ada warisan berharga yang harus terus dijaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional








