Lakukan Tata Kelola Profesional dan Penyelamatan Lingkungan dalam Proyek KPBU, Ini yang Dilakukan Pemkot Semarang

JATENG.AKURAT.CO, Pemkot Semarang jalankan tata kelola yang profesional dan upaya penyelamatan lingkungan dalam implementasi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Hal ini disampaikan Wali Kota Semarang, Agustina saat menjadi panelis dalam Program SINERGI Tahap I Bagian Kedua di Kementerian Keuangan.
"Yang lebih penting dari kita hari ini, anak-anak muda di Kota Semarang merasa bahwa keputusan Pemerintah Kota Semarang pada saat itu (untuk memulai KPBU) adalah untuk menyelamatkan penurunan daratan yang sudah semakin memprihatinkan," ungkap Agustina, Jum'at (30/5/2025).
Dengan prinsip tata kelola yang profesional dan mengupayakan penyelamatan lingkungan, maka proyek SPAM ini juga memungkinkan industri-industri besar di kota Semarang bisa beralih dari penggunaan air bawah tanah ke air permukaan yang diolah.
Langkah ini secara signifikan membantu mengurangi penurunan permukaan tanah akibat eksploitasi air tanah yang berlebihan.
"Jika menjadi sebuah sistem pengelolaan air minum dan menciptakan air yang cukup banyak, maka kita dapat mendistribusikan ke industri-industri besar yang selama ini menggunakan air bawah tanah," lanjut Agustina.
Dalam forum tersebut, Agustina juga memaparkan bagaimana KPBU tidak hanya mengatasi keterbatasan fiskal Pemerintah Kota Semarang dalam proyek SPAM yang bisa menelan anggaran hingga triliunan rupiah, namun juga menghadirkan tata kelola pembangunan infrastruktur yang lebih profesional.
"Ada risiko (kemungkinan) berhasil dan tidak berhasil. Kalau ditangani oleh teman-teman yang lebih profesional tentu keberhasilannya jauh lebih tinggi. Tentu kata kelola pembangunannya jadi lebih bagus," kata Agustina.
Keberhasilan proyek SPAM Semarang Barat yang telah menjangkau 47.000 pelanggan dan bahkan berpotensi hingga 60.000, juga menunjukkan sinergi yang baik antara berbagai pihak.
Karenanya, Agustina menyampaikan apresiasi atas kerja sama konstruktif antara Pemerintah Kota Semarang (eksekutif dan legislatif), PDAM Kota Semarang, KPPIP, Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR, PT. SMI, dan PT. PII, terutama dalam mengatasi tantangan pendanaan melalui skema KPBU yang inovatif.
Program SINERGI sendiri merupakan inisiatif untuk mendorong transformasi pembangunan infrastruktur daerah, di mana keberhasilan SPAM Semarang Barat menjadi contoh bagaimana tata kelola KPBU yang baik dapat menghasilkan solusi infrastruktur yang tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat tetapi juga berkontribusi pada upaya penyelematan dan pelestarian lingkungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










