Launching SE Bupati Tentang Germas dan Penetapan Juara Lomba Peregangan: Wujud Komitmen Demak Menuju Masyarakat Sehat

JATENG.AKURAT.CO, Dalam upaya memperkuat komitmen mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif, Pemerintah Kabupaten Demak resmi meluncurkan Surat Edaran (SE) Bupati Nomor 2 Tahun 2025 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di lingkungan instansi pemerintah.
Peluncuran SE ini sekaligus menjadi momentum penting penetapan juara Lomba Peregangan Germas yang telah melibatkan berbagai instansi dan komunitas di wilayah Demak.
Dalam sambutannya, Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah menyampaikan keprihatinan atas perubahan pola penyakit masyarakat yang kini didominasi oleh penyakit tidak menular seperti stroke, serangan jantung, dan diabetes.
Ia menegaskan bahwa penyebab utama meningkatnya kasus penyakit tersebut adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat.
“Kondisi ini berdampak langsung terhadap produktivitas masyarakat dan pada akhirnya mempengaruhi kondisi sosial ekonomi kita secara keseluruhan. Maka dari itu, SE ini bukan sekadar aturan administratif, tetapi sebuah ajakan untuk bergerak bersama membudayakan hidup sehat mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan kerja dan masyarakat,” tegas Bupati.
SE Bupati tentang Germas tersebut mendorong seluruh instansi pemerintah di Kabupaten Demak untuk aktif melakukan edukasi dan sosialisasi tentang gaya hidup sehat.
Di antaranya dengan membiasakan aktivitas fisik seperti peregangan, rutin mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok atau mengonsumsi alkohol, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Sebagai langkah konkret, Bupati juga menginstruksikan agar setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh Perangkat Daerah menyajikan makanan ringan yang sehat sesuai prinsip Germas.
“Langkah kecil ini diharapkan bisa menjadi bagian dari budaya baru di lingkungan birokrasi kita dan membawa dampak positif bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Peluncuran SE ini juga dirangkaikan dengan pengumuman pemenang Lomba Peregangan Germas yang disambut antusias oleh peserta dari berbagai instansi.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Germas yang dinilai efektif dalam meningkatkan konsentrasi kerja, mengurangi kelelahan, serta mencegah penyakit akibat gaya hidup sedentari.
“Kepada para pemenang lomba, saya ucapkan selamat. Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi atau instansi, tapi juga inspirasi bagi kita semua. Dan bagi yang belum menang, tetaplah semangat dan konsisten melakukan peregangan sebagai bagian dari gaya hidup sehat,” tutup Bupati Eisti’anah.
Dengan launching SE ini dan berbagai kegiatan pendukung seperti lomba peregangan, Pemerintah Kabupaten Demak menegaskan komitmennya dalam menjadikan Germas sebagai gerakan nyata yang berkelanjutan, bukan hanya simbolis semata.
Harapannya, masyarakat Demak dapat tumbuh menjadi komunitas yang sehat, aktif, dan sejahtera secara menyeluruh. (adv-demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










