Berikan Rasa Aman untuk Masyarakat dan Investastor, Polisi Razia Preman Berkedok Ormas di Kendal

JATENG.AKURAT.CO, Polres Kendal menggelar operasi gabungan atau razia untuk memberantas premanisme di seluruh wilayah hukumnya.
Razia ini merupakan bagian dari instruksi Kapolri dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk dalam menindak aksi premanisme berkedok organisasi kemasyarakatan (ormas).
Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, menyampaikan bahwa razia ini menyasar praktik-praktik premanisme yang dianggap meresahkan masyarakat serta mengganggu stabilitas keamanan dan iklim investasi nasional.
“Razia ini adalah bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Premanisme dalam bentuk apapun tidak bisa dibiarkan, termasuk yang mengatasnamakan ormas,” tegas Hendry, Senin (12/5/2025).
Ia menambahkan, ormas yang tidak berbadan hukum namun terdaftar di Kemendagri akan tetap diawasi oleh kementerian dan aparat penegak hukum.
Polri hadir untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha, demi menjaga ruang publik dan iklim bisnis tetap kondusif di Kabupaten Kendal.
Sebelum pelaksanaan operasi, apel gabungan terlebih dahulu digelar di halaman Mapolres Kendal, kemudian dilanjutkan dengan patroli ke sejumlah titik rawan.
Lokasi patroli antara lain kawasan Jalan Pelabuhan Kendal, Kawasan Industri Kendal, dan Desa Plantaran, Kaliwungu Selatan.
Sebanyak 132 personel gabungan diterjunkan dan dibagi dalam tiga zona wilayah: barat, tengah, dan timur.
Operasi digelar dalam tiga sesi waktu, yaitu pukul 21.00 WIB, dilanjutkan pukul 23.00 WIB, dan terakhir pukul 03.00 dini hari.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kendal juga memberikan imbauan kepada juru parkir, pengamen, dan pedagang di kawasan Alun-Alun Kendal.
Ia menekankan bahwa masyarakat bisa melaporkan segala bentuk aksi premanisme, baik yang berkedok ormas, pengamen, maupun individu, melalui layanan telepon 110 atau ke nomor WhatsApp 0811-8110-1000.
Salah seorang pedagang kopi di Alun-Alun Kendal, Nandi, mengaku tidak pernah mengalami pemalakan selama enam tahun berjualan di lokasi tersebut.
“Selama saya jualan tidak pernah ada aksi premanisme. Tapi dengan adanya patroli polisi, kami merasa lebih tenang. Apalagi tadi disampaikan kalau ada aksi premanisme bisa langsung lapor,” ujar Nandi.
Langkah Polres Kendal ini mendapat apresiasi dari masyarakat dan pelaku usaha, karena menghadirkan rasa aman dan mendukung aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa gangguan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 5Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 6Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 7Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 8Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'
- 9Bukan Sekadar Ganti Pelatih, Liverpool Siap Rekrut 5 Pemain Baru di Era Iraola
- 10Newcastle Sikat Brighton, Tottenham, dan Chelsea: Resmi Amankan Kiper Masa Depan Prancis








