250 KK di Rusunawa Slamaran Pekalongan Bisa Nikmati Air Minum Tawar Gratis Berkat Program Desalinasi Gubernur Jateng

JATENG.AKURAT.CO, 250 Kepala Keluarga (KK) penghuni Rusunawa Slamaran, Kota Pekalongan kini bisa menikmati air minum yang rasanya tawar.
Hal ini dikarenakan terlaksananya program desalinasi yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah.
Melalui program tersebut, teknologinya telah mengubah air payau menjadi air tawar yang layak untuk diminum secara langsung.
Salah seorang warga Rusunawa Slamaran, Slamet mengaku, telah mencoba air hasil dari desalinasi tersebut. Menurut dia, rasanya berbeda dari biasanya.
"Rasanya enak, segar, tidak asin," katanya pada Kamis (27/3/2025).
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, program desalinasi di Kota Pekalongan menjadi yang pertama dan akan disusul di sejumlah wilayah pesisir lainya seperti Demak, Rembang dan Jepara.
Ada dua tujuan desalinasi. Pertama, ketersediaan air bersih siap minum bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.
Sebab, air minum hasil proses desalinasi ini dibagikan secara gratis.
Dengan demikian, masyarakat tak perlu lagi keluar uang untuk membeli air galon maupun kemasan.
"Air ini gratis. Jadi masyarakat dapat air bersih dan uangnya bisa digunakan untuk kebutuhan lainya," kata Luthfi.
Langkah itu sekaligus menjadi upaya menekan angka kemiskinan di Jawa Tengah yang dikeroyok dari berbagai sektor pembangunan.
Alasan kedua adalah mencegah penurunan permukaan tanah di wilayah pantai utara.
Salah satu penyebab penurunan itu adalah masifnya penggunaan air tanah.
Program tersebut sengaja dilaksanakan di Kota Pekalongan, karena sumber air tawarnya terbatas dan masyarakat sulit memenuhi kebutuhan air bersih siap minum.
Terbatasnya sumber air bersih, berkontribusi menyumbang kemiskinan, karena masyarakat perlu membeli air bersih untuk kebutuhan konsumsi.
Selain itu, menyumbang gangguan kesehatan, salah satunya stunting.
Dalam mewujudkan program desalinasi ini, Luthfi memerintahkan BUMD PT Tirta Utama Jawa Tengah (Perseroda) bekerjasama dengan Universitas Diponegoro (Undip).
Mesin desalinasi yang diluncurkan di Kota Pekalongan ini berkapasitas 4.000 liter/hari dengan penerima manfaat kurang lebih 250 KK penghuni Rusunawa Slamaran serta masyarakat di sekitar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 8Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 9Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










