Kementan Gerak Cepat Tangani PMK, Lakukan Vaksinasi Massal Serentak Beberapa Propinsi Di Indonesia

JATENG.AKURAT.CO, Ratusan sapi di Provinsi Jawa Timur terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Sejumlah sapi milik peternak di Provinsi Jawa Timur mati mendadak diduga terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kembali munculnya kasus PMK yang menyerang ratusan sapi di Provinsi Jawa Timur, membuat pemerintah tidak tinggal diam.
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) gerak cepat menangani kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang kembali menyerang ratusan sapi milik peternak.
Bekerjasama dengan Dinas Peternakan Provinsi, telah didistribusikan vaksin untuk selanjutnya dilakukan vaksinasi massal.
Total ada 2.000 botol atau 50 ribu dosis yang disebarkan ke berbagai wilayah di Indonesia. Seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Bogor, Banten, DKI Jakarta, Lampung dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Khusus untuk wilayah Jawa Timur sendiri, ada 12.500 dosis yang disebarkan ke Kabupaten Kediri, Blitar, Tulungagung, Jombang, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi dan Jember.
Baca Juga: Solo Vibes! 5 Wisata Baru Di Solo yang Wajib Dikunjungi, Mulai Dari Masjid Hingga Pasar...
"Vaksin yang diterima selanjutnya didistribusikan petugas kesehatan hewan untuk disuntikkan pada hewan sehat untuk langsung disuntikkan pada hewan sehat untuk menjaga dan membatasi penyebaran virus PMK,” kata Kepala Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma Surabaya, Edy Budi Susila.
Vaksin yang didistribusikan tersebut adalah produksi dari Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma Kementan dan telah teruji dan mendapatkan persetujuan penggunaan oleh Ditjen PKH untuk pengendalian penyakit PMK di Indonesia.
Selain vaksin, Kementan juga telah menyediakan bantuan berupa obat-obatan, antibiotik dan disinfektan untuk membangu peternak dalam mengatasi potensi penyakit lainnya.
Sebelumnya, Dirjen PKH Agus Suganda juga telah mengingatkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terkait potensi meningkatkan penyakit hewan.
Baca Juga: Vaksinasi PMK di Desa Rejosari: Upaya Proteksi Ternak dari Penyakit Mulut dan Kuku
Karena kesehatan ternak jadi faktor penting dalam mendukung peningkatan produksi ternak nasional.
"Vaksinasi adalah langkah pencegahan yang sangat penting untuk menjaga kesehatan ternak dalam mencegah penularan penyakit. Termasuk PMK," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat








