Monitoring dan Evaluasi Bantuan Benih Padi di Kecamatan Sayung

Akurat.co - Monitoring dan evaluasi (monev) merupakan bagian integral dalam sistem kontrol yang bertujuan untuk memastikan kualitas dan efektivitas program pertanian.
Salah satunya adalah kegiatan monev yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Tanaman Pangan di Kecamatan Sayung.
Kegiatan ini difokuskan pada evaluasi bantuan benih padi lahan existing untuk peningkatan produktivitas yang diberikan pada petani melalui program Bantuan Pemerintah (Banpem) pada tahun 2024.
Kegiatan monev kali ini dilaksanakan di ruang rapat BPP Sayung, dihadiri oleh perwakilan poktan penerima bantuan benih padi.
Sebelumnya, benih padi tersebut telah diterima oleh petani pada tanggal 7 Maret 2024.
Namun, beberapa petani mengalami kendala dalam proses tanam akibat kondisi cuaca ekstrem, seperti kebanjiran yang mengakibatkan gagal tanam pada beberapa area.
Meski demikian, ada juga petani yang berhasil mencapai panen dengan hasil yang memadai.
Dalam kegiatan monev ini, tim monev meminta setiap ketua poktan untuk membawa daftar tanda terima benih yang diterima oleh masing-masing petani dan mengisi kuesioner yang telah disediakan.
Kuesioner tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran yang akurat tentang kondisi di lapangan, sehingga evaluasi dapat dilakukan secara objektif.
Penyuluh pertanian (PPL) BPP Sayung turut mendampingi para ketua poktan dalam mengisi kuesioner tersebut, memberikan arahan dan penjelasan agar data yang disampaikan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di lapangan.
Menurut Kadinas Pertanian Kabupaten Demak Agus Herawan, Program Banpem ini terbukti sangat membantu para petani, terutama dalam mendorong mereka untuk menggunakan benih padi yang sudah bersertifikat dan menerapkan teknologi pertanian yang lebih tepat guna.
“Selain itu, program ini juga mendukung upaya tanam serempak di wilayah tersebut, yang dapat meminimalisasi serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), sehingga meningkatkan produktivitas pertanian di Kecamatan Sayung. Dengan adanya kegiatan monev ini, diharapkan dapat tercapai perbaikan sistem yang berkelanjutan dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di wilayah tersebut,” jelas Kadinas. ADVDEMAK
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 5Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'








