Siapkan MT 1, BPP Karangawen Berikan Penyuluhan PPL di Desa Binaan

Akurat.co – Dampak perubahan iklim turut juga mempengaruhi masa tanam (MT) petani, hal ini dikarenakan turunnya hujan yang tidak menentu hingga musim kemarau yang berkepanjangan.
Meski demikian, pemerintah tetap menggenjot peningkatan produksi beras, walau harus menghadapi kendala seperti makin terbatasnya ketersediaan air, perubahan iklim akibat pemanasan global, semakin sempitnya lahan pertanian, serangan hama dan penyakit tanaman.
Menghadapi masalah ini Dinpertan Demak terus melakukan penyuluhan secara rutin kepada kelompok tani yang ada di Demak.
Salah satunya giat penyuluhan di poktan Larasati wilayah binaan Siswati, SP PPL BPP Kecamatan Karangawen, yang rutin dilaksanakan setiap hari Rabu Legi (selapanan).
Adapun materi yang disampaikan adalah tentang persiapan MT 1, aplikasi MS Trichoderma, updating RDKK 2025 dan penebusan pupuk organic yang sudah tersedia di KPL.
Untuk strategi MT 1 yang harus dilakukan petani dalam menyelamatkan produksi padi adalah penyesuaian pola tanam, penerapan teknologi adaptif, terutama varietas adaptif dan tahan perubahan iklim, teknologi antisipasi dan pengendalian, teknologi panen dan pasca panen serta pengelolaan sumberdaya, terutama lahan dan air.
Selanjutnya diberikan juga cara aplikasi MS Trichoderma dan Penyusunan RDK (Rencana Definitif Kelompok) / RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) yang merupakan rencana kebutuhan kelompok yang disusun berdasarkan musyawarah anggota meliputi kebutuhan benih, pupuk, alat, dan mesin pertanian serta modal kerja yang dibutuhkan petani.
“Adapun untuk cara-cara aplikasi MS Trichoderma adalah dengan mengencerkan 1 ml MS Trichoderma ke dalam satu liter air biasa. Cara aplikasi di lapangan dapat dilakukan dengan cara menyemprot seluruh bagian tanaman ataupun dengan menyiramnya di sekitar perakaran tanaman lada sehat atau sakit ringan,” jelas Kadinas Pertanian Agus Herawan. ADVDEMAK
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










