Jateng

Netizen Ramai Mengkritik Awanncosta, Parkir dan Kuliner Mahal, Pelayanan dan Fasilitas Buruk

Theo Adi Pratama | 20 September 2024, 13:39 WIB
Netizen Ramai Mengkritik Awanncosta, Parkir dan Kuliner Mahal, Pelayanan dan Fasilitas Buruk

Akurat.co - Netizen meluapkan kemarahannya kepada Awanncosta melalui ulasan di google map. Mereka tidak puas dengan apa yang ada di sana. 

Mereka mengkomplain parkir dan harga kuliner yang mahal, serta pelayanan dan fasilitas yang buruk.

Awanncosta menempati lahan tepi pantai premium seluas 1,7 hektar di area Pearl Of Java (POJ) City di pesisir Semarang yang diharapkan jadi wisata modern minimalis dengan fasilitas dan pelayanan premium. 

Awanncosta sendiri dikembangkan sejalan dengan program Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan Indonesia untuk menawarkan banyak peluang bagi bisnis dan investor di Semarang.

Namun sejak dioperasikan, Awanncosta mendapat banyak kritikan dari masyarakat atau netizen terutama di ulasan google map.

Salah satunya adalah Ivonne Magdalena yang mengatakan kuliner dan parkir di Awann Costa mahal.

"Tempatnya bagus cuma mahal untuk minuman dan makanan nya Parkirnya pun juga mahal, motor 2 orang kisaran 1 jam an aja sudah 14rb," ujarnya.

Kemudian Liam yang menyatakan, "Sedikit spot foto dekat lautnya, kecuali kalau beli ke salah satu tempat makan yang ada view outdoornya. Banyak tenant makanan, kamar mandi bersih, ada tempat solat, tapi kayanya untuk seramai itu tempat duduknya kurang," tuturnya.

Lalu Tata Marita yang menyampaikan, "Kesini hari sabtu 24 agustus (2024) jam 16.40 antrian panjang dari awal mengular sampai jam 17.50 baru parkir.

"Perlu banyak pembenahan, semua tenant belum banyak buka.. antrian ngeri ternyata ada promo soft opening, alhasil kesini cuman sholat dan pulang lagi,".

"Semoga kedepannya bisa lebih tertata dan baik," ujarnya.

Ibnatu Muhammad juga memberikan ulasan yang mengatakan harga menu di Awanncosta terlalu mahal dan membandingkan harganya dengan tempat lain.

"Kalau mau jujur. Tempat ini terlalu mahal untuk menengah tengah/bawah," .

"Menurut saya, juga belum ada sesuatu yg istimewa disini," .

"Masuk harus punya E-Toll/Kartu Flazz. Disini tidak bisa dibantu (untuk minta tolong di Tap-kan dengan petugas, seperti biasanya di parkiran Mall, dll). Jadi, bener harus punya sendiri,"

"Kalau ngga punya, diarahkan disuruh beli ke Indomaret (putar balik, nyari Indomaret nya cukup sangat jauh) / disuruh beli ke petugas seharga 50k isi saldo cuma 20k," .

"Untuk makanan/jajanan yang di stand (depan Playground) harga masih bersahabat untuk kelas menengah. Sekitar 17rb an lah. Masih wajar,".

"Tapi untuk resto harga nya sama sekali tidak ramah untuk kelas menengah/kelas bawah," .

"Kemarin saya ke resto D'Kambodja_Dapur Ndeso (resto masakan Jawa). Cuma beli Nasi Rames harganya 45reboo, Nasi putihnya doaang 10rebo, air mineral 200ml 10rebuu, Es teh 20 rebuu,"

"Intinya hanya untuk kalangan kelas Atas klo untuk resto nya,".

"Untuk Playground cakep. Jujur udah bagus yaa,".

"Harga pun juga bersahabat lah untuk kelas bawah/menengah/atas. Sekitar 50rb/anak (belum pendamping) dan 25rb/pendamping. Tapii, minusnya disana tidak ada security nya. Jadi ortu wajib bener-bener harus ngawasin yaa, Karna permainan nya kyak outbound outdoor gituu. Bahaya, kalau anaknya kenapa klo ngga dijagain. Dan, kalau malam lampu penerangan sangat kuraang. Masih kurang terang,".

"Untuk Toiletnya kurang banyak. Cuma ada 3 Toilet doang, jadi kalau pas banyak yang mau ke toilet (biasanya di jam waktu sholat) itu penuh banget kalau antri di dalam, kalau antri di luar yaaa ngga akan masuk-masuk. Dalam Toilet kurang fasilitas tisu nya kosong semua. Tempat sampah penuhh, terkesan jorokk,".

"Untuk Musholla nya. Sangat amat sempit (Campur cewe/cowo). Jadi klo udah waktunya sholat, Bener-bener kayak pindang. Sempitt, dan harus ngantri. Aliran air tempat wudhu nya bikin becekk. Semoga Next kedepannya ada pembangunan khusus untuk Masjid, biar bisa lebih nyaman untuk umat muslim,".

"Untuk parkirannya kalau malam, bener-bener Gelappp sangat. Tidak ada security dan tidak ada lampu penerangan sm sekalii. Jadi, bahaya rawan pencurian untuk motor. Kalau untuk mobil, masih keliatan cahaya penerangan dari lampu jalan,".

"Saran: Kalau bisa, diberi lampu sorot/ mercusuar yang menghadap ke arah laut. Jadi ngga gelap gulitaa gitu kalau malam. Tolong di imbangi aja, tempat wisata kyak gini masuknya mahal untuk kelas menengah dan kelas bawah,".

"Di maksimal kan lagi proyek nya semoga cepat selesai dan bisa lebih baik lagi kedepannya. Good job," beber Ibnatu Muhammad panjang lebar.

Kemudian akun Your Favorite Coffee yang mengatakan, "Datang pas tanggal merah, ternyata di sana sekitar satu jam parkirnya 25 ribu buat mobil. Di pintu masuk ditulisnya parkir mobil 5000 untuk 1 jam pertama dan 3000 untuk jam selanjutnya,".

"Tapi mungkin ada detail lain yang terlewat dibaca. Cuma ya agaknya kurang wise aja narik parkir semahal itu buat parkiran yang belum proper, masih tanah yang kalo mau ujan mau panas tetap bikin kotor," bebeenya.

Lalu NajmaNurra memberikan kritik pedas, "Big no!! bad parah!!!! kalau memang harus non tunai buat tiket parkir harusnya kasih tau 1 kartu 1 motor!!! Tadi udh masuk tp temen ga bisa masuk karna 1 kartu 1 motor, alhasil baru masuk Isg keluar dan sia² uang 10k itu," .

"Sebernya bagus view nya cm tolong dong untuk parkir tolong di permudah!!! Dan yang jaga parkiran ramah dikit dan informatif. Jelek banget plss baru mau masuk first impresionnya jujur!! tolong ya pengolaannya. hu opo ki sok asik awan sumpah!!! boikot awan costa," tutupnya.

Lalu Emma Lestyani, "Pelayanan kurang bagus. Untuk parkir mobil & motor harus pake e-toll. Kita naik motor kesini lupa bawa kartu, jadi gabisa masuk. Dari pihak parkir katanya kartu yg dijual habis. Setidaknya ada opsi lain. Sampe harus keluar lagi cari kartu e toll. Gak semua sepeda motor punya kartu emoney. Harusnya pihak management menyediakan akses nya. Apa memang dikhususkan yg naik mobil saja jika peraturan spt itu???? Terimakasih," bebernya.

Adwin N2K1 (nightingale) bahkan mengatakan bahwa Awanncosta sangat biaaa saja.

"Biasa banget, parkir keluar macet karena 1 gerbang aja. Mana parkirnya jam-jaman pula kaya di mall. Mobil 2 jam kena HTM 20rb+8rb. Kalo suasana lautnya mungjin lebih bagus di pantai marina," ulasnya.

Zetta Putri kemudian membahas soal akses menuju Awanncosta yang belum memadai.

"Saya adalah pengunjung yang senang menggunakan transportasi umum (ojek online dan BRT). Oleh karena itu, saya mau bahas sedikit Awann Costa dari sisi akses menuju tempat ini,".

"Trotoar pejalan kaki sudah ada, namun rasanya mustahil untuk jalan kaki dari halte BRT terdekat menuju Awann Costa. Jaraknya sekitar 2,6km dari halte BRT Marina. Sejauh mata memandang belum ada transportasi umum lainnya yang menunjang pelanggan untuk bisa ke Awann Costa, selain ojek online,".

"Saya merasa mudah untuk mendapatkan ojek online saat menuju Awann Costa. Saat sampai pintu masuk kendaraan, saya tidak menemukan lokasi drop off. Saya melihat driver mobil ojek online yang saya tumpangi merasa kesulitan dalam putar balik di jalan masuk yang ramai,".

"Saat pulang, saya menunggu ojek online hampir 1 jam lamanya karena tidak ada yang mau menerima pesanan saya,"

"Mungkin untuk saat ini saya belum ingin datang ke Awann Costa lagi dalam beberapa waktu kedepan. Saya berharap Awann Costa juga mempertimbangkan calon pelanggan yang tidak menggunakan kendaraan pribadi. Terima kasih," bebernya.

Lalu akun XI_A1.1_ILYA REIKO HENARU MAN mengatakan, "makanannya mahal" (harga 45.000 cuma dapat ayam, nasi sedikit, sama lalapan yang cuma satu lembar selada ), parkir +- 1 jam 25.000. perasaan Pantai Indah Kapuk aja ga semahal ini," tuturnya.

Lalu Anisha kurnia menjelaskan dirinya tidak bisa masuk karena tidak membawa e-money.

"Ga bisa masuk karena ga bawa e money/e toll padahal udah jauh jauh datang kesini, disuruh beli di alfamart dulu yang jaraknya jauh banget dan entah berantah pula,".

"Tolong dong di permudah, kalo pengunjung ga bawa e money, petugasnya bisa dibekali e money untuk membantu pengunjung seperti tempat2 parkir lainnyaa,".

"Masalahnya udah jauh jauh datang, gabisa masuk karena tidak bawa e money? Lol Uang cash masih menjadi alat pembayaran yang sah di negara ini, emang dasar aja gamau repot," tuturnya.

Angga Aditya Saputra juga mempermasalahkan soal parkir. "Sistem parkir tidak jelas, tertulis 1 jam pertama 3.000 dan jam setelahnya tambah 3.000 (untuk pengunjung motor), total berkunjung terlihat saat keluar parkir 1 jam 42 menit tapi terpotong tagihan etol 14.000. Aneh," ungkapnya.

Terakhir, Nanda Silva memberikan ulasan sangat buruk untuk urusan sinyal.

"Buruk! Tidak ada sinyal sama sekali, mau top up saldo e-money gabisa, ternyata ada HTM mobil 20k+parkir 5k, tukang parkir ga solutif, mau bayar parkir disamperin 2x baru dikasih saran pakai wifi sana, kenapa ga daritadi, harusnya dikasih fasilitas wifi," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.