Pemkot Pekalongan Gencar Lakukan Edukasi Gepeng dan Evakuasi ODGJ dari Jalanan

JATENG.AKURAT.CO, Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah memberikan edukasi secara humanis kepada gelandangan pengamen dan pengemis (Gepeng), serta mengevakuasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berada di jalan raya sebagai upaya memberikan kenyamanan para pengguna jalan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan Kota Pekalongan Sriyana di Pekalongan, Sabtu, mengatakan pihaknya terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban dengan melakukan penertiban para pengamen serta pengemis yang beroperasi di jalan raya.
"Kami edukasi maupun pembinaan secara humanis pada mereka. Namun, apabila tidak dapat dikendalikan, akan kami bawa ke kantor Satpol Pamong Praja," katanya.
Ia menilai para pengamen, pengemis, dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di jalan raya meresahkan masyarakat serta membahayakan pengguna jalan.
Oleh karena itu, kata dia, pihaknya akan berhenti di setiap perempatan jalan untuk memastikan jalan dalam kondisi aman, tidak ada gangguan pengamen maupun pengemis yang minta sedekah pada pengguna jalan.
"Bagi mereka yang terjaring dalam operasi, kami akan langsung memberikan edukasi atau pemahaman bahwa di daerah ini tidak boleh melakukan hal tersebut. Jika tidak mau, orang tersebut dibawa ke markas untuk dilakukan pembinaan," katanya.
Sriyana mengatakan pihaknya akan melakukan penegakan secara non-yustisial atau dengan memberikan peringatan pada para pengamen maupun pengemis.
Namun, kata dia, apabila yang bersangkutan ada kecenderungan mengulang kegiatan itu atau tidak jera, akan dibawa ke Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat ( RPSBM) setempat.
"Kalau masih anak-anak, akan saya hubungi orang tuanya. Jika tidak bisa dibina, akan kami serahkan ke RPSBM," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










