Sopir Bekerja Melebihi Batas Waktu, Ini Hasil Investigasi KNKT Soal Penyebab Kecelakaan Tol Cikampek

AKURAT.CO, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkapkan salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek yang menewaskan 12 penumpang beberapa waktu lalu.
Penyebabnya adalah pengemudi atau sopir kendaraan bekerja melebihi batas waktu.
Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono dalam keterangannya mengungkap salah satu penyebab kecelakaan maut itu, dikarenakan sopir bekerja melebihi waktu.
Baca Juga: Himbauan Arus Balik, Pastikan Kondisi Kendaraan dan Fisik Dalam Keadaan Baik
la mengatakan waktu kerja pengemudi tersebut melebihi waktu yang telah ditentukan sehingga membuat pengemudi kekurangan waktu istirahat.
Supir minibus Grand Max tersebut bekerja non stop selama kurang lebih tiga hari mulai dari 5 April hingga 8 April 2024.
Ternyaya dalam pengungkapan kasus tersebut didapatkan fakta bahwa mobil Grand Max itu beroprasi ulang-alik dari Jakarta ke Ciamis lalu kembali lagi ke Jakarta tanpa istirahat dan dikemudikan oleh supir yang sama sehingga mengalami kelelahan dan microsleep.
Selain si supir yang bekerja over time, didapati pula fakta bahwa mobil Grand Max tersebut over capacity.
Mobil yang seharusnya maksimal dihuni oleh 8 penumpang, malah ada 12 penumpang di dalamnya. Selain itu, barang bawaan penumpang juga sangat banyak dan berat.
"Bukan kami mencari kambing hitam. Tapi memang faktanya pengendara itu sudah letih karena tiga hari mondar-mandir dari Ciamis ke Jakarta bolak-balik," ujar Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi pada Jum'at (12/4/2024).
Baca Juga: Adu Banteng Dua Sepeda Motor di Jatisari Mijen Semarang, Satu Meregang Nyawa
"Kemudian muatannya sangat berat dengan 12 orang penumpang di dalamnya. Seharusnya kan batasnya 8 atau 9 orang. Makanya saya himbau masyarakat yang ingin kembali ke kota harus menggunakan kendaraan yang fit dan pengemudi yang segar," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










