Pemuda Semarang Ini Gelar Pasar Gratis, Protes Bansos tak Merata dan Harga Terus Naik

AKURAT.CO, Sekelompok Pemuda Semarang Memprotes Distribusi Bansos yang tak merata dan kenaikan harga kebutuhan bahan pokok yang masih belum normal.
Namun protes mereka tak dilakukan dengan demonstrasi. Mereka justru menggelar pasar gratis untuk membantu masyarakat yang tidak mampu.
Lokasi pasar ini berada di Jembatan Mberok yang beralamat di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, atau tepatnya seputaran di Titik Nol Kilometer Semarang. Pasar gratis ini digelar pada Kamis (28/3/2024).
Berdasarkan pantauan di lokasi, pasar gratis tersebut menyediakan pakaian, makanan dan sayuran. Pokoknya semua barang yang masih layak dan pantas untuk dipakai dan dikonsumsi. Barang yang ada di pasar gratis ini boleh diambil oleh siapa saja yang membutuhkan.
Setelah sekelompok pemuda menyiapkan barang-barang itu semua, warga sekitar Jembatan Mberok maupun yang melintas langsung meramaikan dan berebut barang-barang yang ada di pasar gratis tersebut.
Baca Juga: Bea Cukai Kudus Berhasil Mengamankan 624 ribu Batang Rokok Ilegal selama Bulan Ramadhan 2024
Sekitar pukul 17.20 WIB atau mendekati buka puasa, pakaian, makanan dan sayuran ludes diambil warga yang datang.
Salah satu pegiat Pasar Gratis di Kota Semarang, Hakim menyampaikan dia bersama rekan-rekannya melihat permasalahan ketimpangan sosial di Kota Semarang masih terjadi.
Selain itu, pihaknya juga menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok yang sampai sekarang belum kunjung normal.
Sehingga, Hakim dan kawan-kawannya memprotes kebijakan pemerintah melalui gerakannya itu.
"Isu di Semarang saat ini dan sebelumnya, masih banyak tunawisma, bantuan bahan pokok tidak terdistribusi merata. Selain itu, kenaikan harga bahan pokok seperti beras dan bahan pokok lainnya. Itulah yang memicu kita untuk bersama-sama dari rakyat membantu rakyat, ini salah satu bentuk protes kami," jelas Hakim saat ditemui di lokasi.
Tak hanya itu saja, Hakim menambahkan, Pasar Gratis ini pula sebagai kepeduliannya kepada korban terdampak banjir di beberapa wilayah Kota Semarang.
"Melihat bencana itu teman- teman kembali lagi menggelar pasar gratis," ucapnya.
Sementara itu, Sugiyarti mengatakan awalnya dirinya melihat ada keramaian di Jembatan Mberok. Lalu, dia penasaran dengan keramaian itu.
Ternyata saat dihampiri, ada pasar gratis yang menyediakan sayuran hingga pakaian bekas layak pakai dibagikan secara cuma-cuma alias gratis.
"Alhamdulillah saya dapat sayuran dan pakaian gratis. Rasanya senang, semoga berkah apalagi saat ini harga lagi serba naik," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 8Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 9Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










