Mahija Parahita Nusantara: Mewujudkan Sirkular Ekonomi melalui Daur Ulang Sampah Plastik

AKURAT.CO JEPARA, Mahija Parahita Nusantara, yayasan nonprofit, memperkokoh komitmennya dalam menciptakan sirkular ekonomi melalui program daur ulang sampah botol plastik.
Fokus utama yayasan ini adalah pada pengumpulan botol pasca-konsumsi dan penguatan jaringan komunitas pahlawan daur ulang, baik dari segi usaha maupun akses terhadap layanan mendasar seperti kesehatan dan edukasi.
Keberadaan Mahija Parahita Nusantara sejalan dengan target pemerintah dalam pengelolaan dan pengurangan sampah di Indonesia, sesuai dengan Kebijakan Strategis Nasional Peraturan Presiden No. 97 Tahun 2017 yang menargetkan penanganan sampah 70% dan pengurangan sampah 30% pada tahun 2025.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Yayasan Mahija Parahita Nusantara, Suharji Gasali disela kegiatan Program Semangat Sehat Mahija, berupa layanan pemeriksaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan kesehatan bagi ppekerja informal sektor sampah dari berbagai komunitas pengumpul botol plastik bekas pakai, yang digelar di Jepara, Minggu 17 Desember 2023.
"Oleh karena itu, pengembangan jaringan pengumpul botol PET pasca-konsumsi menjadi langkah penting untuk memastikan pasokan bahan baku daur ulang secara etis dengan harga yang layak," terangnya.
Punya 27 Titik Pengumpulan Sampah
Mahija Parahita Nusantara telah berhasil membentuk 27 titik pengumpulan sampah yang aktif, melibatkan 1.773 mitra pengumpul.
Hingga saat ini, yayasan ini telah memberikan dukungan kepada 35.460 pahlawan daur ulang dan menargetkan penambahan 8 titik pengumpulan sampah di tahun 2024.
Suharji menekankan bahwa titik pengumpulan sampah di Jepara mampu menghasilkan 2 ton sampah botol plastik yang dipres menjadi 24 bal berbentuk persegi setiap harinya. Masing-masing bal memiliki berat sekitar 150 kilogram.
"Sampah yang sudah dipres ini akan dikirim ke pabrik di Cikarang untuk diproses menjadi botol baru yang aman dipakai," ungkapnya.
Sebagai informasi tambahan, Yayasan Mahija Parahita Nusantara didirikan melalui inisiatif bersama Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) dan Dynapack Asia.
"Kami ingin terus mengembangkan titik pengumpulan sampah ini di seluruh Indonesia, meski saat ini fokus kita masih di wilayah Jawa, namun tidak menutup kemungkinan akan kita perluas ke wilayah lainnya, termasuk di Kalimantan hingga Sulawesi," terangnya.
Dalam program tersebut, pihaknya menggandeng para mitra yang peduli tentang persoalan sampah dan daur ulang, khususnya sampah plastik.
Tiga Pilar Utama Mahija
Suharji menjelaskan bahwa Mahija memiliki tiga pilar program utama, yaitu pengumpulan sampah yang bertanggung jawab, dukungan sarana pendidikan, serta peningkatan sosial ekonomi komunitas di sekitar lokasi titik pengumpulan Mahija.
"Kami berharap bisa menjadi bagian dalam keberlangsungan lingkungan hidup di Indonesia serta mendukung komunitas pengumpul sampah untuk bisa mandiri dan memiliki taraf hidup yang lebih baik," tuturnya.
Sementara, terkait rangkaian program Semangat Sehat Mahija, Mahija Parahita Nusantara memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pahlawan daur ulang di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
"Kami menyadari bahwa pahlawan daur ulang memiliki peranan penting dalam menciptakan ekonomi sirkular, khususnya mempercepat peningkatan tingkat daur ulang PET pascakonsumsi," tandas Suharji Gasali.
Baca Juga: Desa Coto Masuk 75 Besar ADWI, Sandiaga Uno Optimis Program Ini Mampu Membangun Pedesaan
Dijelaskan jika program Semangat Sehat Mahija untuk para Pahlawan Daur Ulang tersebut digelar di tujuh kota Indonesia, yaitu Jakarta, Tangerang, Medan, Bekasi, Batam, Semarang dan Jepara, dengan menyasar sekitar 13 ribu pekerja non informal sektor sampah.
Selain melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, Mahija Parahita Nusantara juga memberikan paket sembako, edukasi dan serta layanan kesehatan mental.
Di tahun ini, Semangat Sehat Mahija berkolaborasi dengan Doctor Share yang memberikan pelayanan medis umum kepada pasien, Hati Plong untuk memberikan konsultasi psikologi, dan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia yang mendukung dalam menyediakan produk minuman selama kegiatan berlangsung.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










