Jateng

Masih Perbaikan, Jalur Mangkang-Semarang Macet Parah, Dishub Kota Semarang Siapkan Jalur Alternatif

Theo Adi Pratama | 14 Desember 2023, 15:21 WIB
Masih Perbaikan, Jalur Mangkang-Semarang Macet Parah, Dishub Kota Semarang Siapkan Jalur Alternatif

AKURAT.CO, Ruas Jalan Mangkang-Semarang, tepatnya di sepanjang wilayah Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang hingga depan Rumah Sakit Tugurejo dari pantauan hingga Kamis (14/12/2023) masih tersendat.

Sebab, ruas jalan mulai depan Rumah Sakit Tugurejo masih dalam perbaikan jalan, berupa pengecoran, yang membuat penyempitan jalan, imbasnya terjadi antrean kendaraan cukup panjang.

Baik kendaraan pribadi, mobil box, truk kontainer, dan kendaraan roda dua terpaksa memperlambat lajunya karena terjadi penumpukan kendaraan. 

Baca Juga: Pengalaman Luar Biasa Menginap di Louis Kienne Hotel Simpang Lima, Semarang Tengah

Ketersendatan arus kendaraan ini mulai terlihat dari sebelum TPU Tugurejo, persimpangan ruas Jalan Tugurejo Raya, persimpangan dekat Perumahan Green Oase sampai kampus I UIN Walisongo atau perempatan Krapyak.

Dari pantauan pukul 09.00 WIB, kepadatan arus lalu lintas kendaraan makin bertambah karena banyak kendaraan atau pejalan kaki yang menyeberang dari ruas jalan Tugurejo Raya, maupun aktivitas warga saat jemput siswa sekolah di sekitar persimpangan jalan tersebut.

Kendaraan juga harus mengurangi kecepatan saat bergantian saat melintasi di ruas jalan yang menyempit tersebut satu per satu. Terutama, truk kontainer dan truk gandeng maupun Bus BRT Trans Semarang. 

Baca Juga: Mengintip Kesenangan Menginap di Lima Hotel Nyaman Semarang Menjelang Libur Natal dan Akhir Tahun

Salah satu, pengendara, Bagus, mengatakan, kondisi jalur Pantura, terutama dari Mangkang menuju kota, yang cukup padat, mengingat imbas perbaikan jalan. Apalagi saat jam sibuk, bersamaan dengan jam berangkat dan pulang kerja maupun jam sekolah. Pagi dan sore hari, antrean akan bertambah lagi.

"Jadi, kadang saya memilih jalur alternatif untuk menunju kota meski nantinya agak menempuh jarak yang cukup jauh karena harus memutar," katanya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan, pihaknya mengimbau pengendara karena dampak perbaikan jalan, khususnya di jalur Pantura untuk bisa berhati-hati saat melintas. 

Baca Juga: Densus 88 Antiteror Polri Tangkap Dua Tersangka Teroris di Sukoharjo, Sita Senapan Angin

Karena adanya penyempitan jalur dan di titik dengan pengaturan rekayasa lalu lintas di wilayah Tugu.

"Kalau kendaraan dari arah Barat menuju Kota Semarang sudah diimbau untuk masuk jalan tol. Atau bisa berhenti dulu di Terminal Mangkang, terutama jam padat pagi hari. Setelah jam masuk kantor, pekerja di kawasan industri, maupun sekolah, baru diijinkan kendaraan berat melintas. Apalagi saat Nataru, penerapan itu akan dilanjutkan agar arus kendaraan tetap lancar," jelasnya.

Beberapa jalan alternatif yang bisa dilintasi menuju kota dari arah Barat, lanjut dia, selain tol, ada jalan tembus dari Pasar Mangkang, menuju pasar Krapyak. Saat ini, memang yang bisa melintas baru hanya pengendara roda dua, karena jalur (Palir-Kaliancar) belum dibuka penuh usai dibeton.

Baca Juga: Update Klasemen Sementara Babak 12 Besar Liga 3 Jawa Tengah 2023

"Bisa tembus di Kedungpane, dari wilayah Podorejo, Ngaliyan (palir-Kaliancar). Kalau dari Bringin atau SMA 8 Semarang, kami tidak rekomendasikan bagi kendaraan karena akses jalan menanjak dan, turunan tajam, selain itu juga titik kemacetan ada di wilayah Tugu," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.