PDAM Jamin Ketersediaan Air Bersih untuk Distribusi di Wilayah Banjir Kota Semarang

AKURAT.CO, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang menjamin ketersediaan air bersih untuk distribusi di beberapa lokasi terdampak banjir. Dirut PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo mengatakan, keperluan air bersih merupakan hal penting dalam kondisi tanggap bencana.
Kebutuhan air bersih tersebut merupakan kewenangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang. Pihaknya melakukan pengiriman sesuai dengan instruksi intansi kebencanaan tersebut.
Baca Juga: Public Expose 2023, Ini Capaian Kinerja dan Upaya Strategis PGN dalam Pengelolaan Gas Bumi Nasional
"Kebutuhan dalam penanganan bencana ada di BPBD. Misalnya butuh air untuk bersih-bersih jalan biasanya yang ditunjuk Perkim dan PU, kami untuk konsumsi, mandi, dan bersih-bersih dalam rumah," kata Yudi, dihubungi melalui panggilan seluler, Rabu (29/12/2023).
Meski di bawah kendali BPBD Kota Semarang, pihaknya menyatakan kesiapan stok air bersih apabila dibutuhkan untuk memenuhi keperluan masyarakat terdampak bencana.
Baca Juga: Film Horor 'Panggonan Wingit': Meretas Kengerian Hotel Siranda di Balik Layar
"Pada intinya kami stadby, apabila BPBD perintah butuh tangki air bersih di lokasi terdampak, kami siap kirim," katanya.
Yudi menjelaskan, alasan terpusat satu pintu atau di bawah kendali operasi BPBD Kota Semarang yaitu, memudahkan pendataan terkait masyarakat yang membutuhkan air bersih.
"Sejak kemarau dan adanya musibah kebakaran, termasuk di banjir seperti yang terjadi sekarang ini, kami di bawah koordinasi BPBD Kota Semarang. Karena pengalaman sebelumnya semua orang bisa telepon PDAM jadi overlap," ujarnya.
Dia menceritakan, pada kondisi krodit banjir tahun lalu, penanganannya dilakukan dengan cepat. Misalnya, air akan diambilkan dari pipa milik PDAM Tirta Moedal yang dekat dengan lokasi terdampak banjir.
"Kami siap, kadang tidak pakai mobil tangki air, kami cari titik suplai terdekat dari daerah terdampak, kami ambil dari sana pakai selang supaya cepat tidak mondar-mandir," katanya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono mengatakan, sejauh ini belum ada permintaan pengirim air bersih ke lokasi-lokasi terdampak banjir.
"Iya kami akan lakukan pengiriman air, tetapi sejauh ini belum ada permintaan dari masyarakat," kata Endro.
Kendati begitu, pihaknya menyatakan kepada masyarakat apabila membutuhkan bantuan suplai air bersih bisa menghubungi kelurahan, kecamatan, atau BPBD Kota Semarang secara langsung.
Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengajak seluruh pemangku kebijakan dapat responsif dalam penanganan banjir. Mbak Ita, sapaan akrabnya meminta kebutuhan masyarakat bisa dibantu selama terdampak banjir.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










