Pemkot Semarang Berhasil Atasi Inflasi Serta Penurunan Kematian Ibu dan Anak Setelah Luncurkan 2 Program Ini

AKURAT.CO SEMARANG - Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, terus mengembangkan inovasi dalam menuntaskan program pembangunan yang menjadi prioritasnya, yakni pengendalian inflasi dan penurunan angka kematian ibu dan anak.
Mbak Ita, sapaan akrab wali kota, memaparkan keberhasilan inovasi unggulan Pemerintah Kota Semarang pada hari kedua event Innovative Government Award (IGA) 2023.
Baca Juga: Polda Jateng Ajak Maknai Nilai Nilai Pancasila Untuk Jaga Persatuan Selama Pemilu 2024
“Inflasi kami Alhamdulillah selalu di bawah rata-rata target nasional dan provinsi. Angka inflasi ini yang menjadikan bagaimana kami berinovasi. Karena kita tahu inflasi ini menjadi tolok ukur program-program tahun 2023-2024. Prevalensi stunting menurut SSGI kita berada di angka 10,40,” papar Mbak Ita pada Minggu (1/10/2023).
“Inovasi unggulan non digital Kota Semarang yaitu Pak Rahman (Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman). Jadi kegiatan ini adalah intervensi terhadap bahan-bahan kebutuhan pokok masyarakat. Bagaimana kita berkolaborasi agar Pak Rahman ini bisa mensupport kebutuhan masyarakat di tengah perubahan iklim seperti El Nino yang tidak menentu,” lanjut Mbak Ita.
Baca Juga: Berikut 5 Daftar Cafe yang Buka 24 Jam di Yogyakarta yang Bisa Jadi Pilihan Tempat Nongkrong
Inovasi unggulan lainnya yang diusung Pemerintah Kota Semarang adalah aplikasi Teman Bunda (sisTEm peMantauAN Kesehatan iBU daN Anak Kota Semarang).
Teman Bunda terang Mbak Ita merupakan aplikasi pemantauan kesehatan komprehensif dan terintegrasi sepanjang perjalanan dari kehamilan hingga kelahiran bayi yang bertujuan mendekatkan akses layanan kesehatan sehingga mendukung Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kota Semarang.
Baca Juga: Daftar 5 Cafe dan Resto yang Memiliki Nuansa Alam yang Ada di Yogyakarta
“Ini pengembangan dari program Sanpiisan (Sayangi Dampingi Ibu Anak Kota Semarang) lalu diintegrasikan lewat aplikasi Teman Bunda agar masyarakat lebih mudah mengaksesnya. Alhamdulillah dari tingkat provinsi, nasional dan saat ini kami sedang dalam proses kurasi penilaian untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi International United Nations Public Service Awards UNPSA 2024 dan Guangzhou Urban Innovation tahun 2023,” jelas Mbak Ita.
IGA adalah kompetisi inovasi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Salah Satu Obyek Wisata Alam Terbaik di Ngawi, Waduk Sangiran
Kompetisi ini bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan inovasi, terutama dalam hal pelayanan terhadap masyarakat, menerapkan good governance, dan melibatkan masyarakat dalam proses inovasi.
“Tentunya bagi kami penghargaan, suatu reward, itu merupakan satu semangat. Tapi yang utama bagaimana kami bisa melayani masyarakat dan menjadikan masyarakat sejahtera dan Semarang semakin hebat,” pungkas Mbak Ita.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










