Empat Program TJSL Pertamina Patra Niaga di Jateng-DIY, Sabet Penghargaan Internasional

AKURAT.CO SEMARANG - PT Pertamina Patra Niaga, sebagai salah satu subholding PT Pertamina, berhasil meraih penghargaan internasional dalam ajang Annual Global CSR & ESG Summit and Awards 2023, di Vietnam.
Raihan penghargaan itu diterima PT Pertamina Patra Niaga berkat empat program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang dijalankan oleh unit operasi Pertamina di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Keempat program TJSL PT Pertamina Patra Niaga tersebut di antaranya, Program Pertamina Sahabat Nelayan di Kota Semarang dari Integrated Terminal Semarang dengan predikat Gold.
Baca Juga: Permudah Akses Wisata Pesta Wisata Nusantaratour Sebar Diskon di Mall Paragon City Semarang
Kemudian, Program Pertaharjo Berdaya Bersama di Kota Semarang dari Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU Achmad Yani) dengan predikat Gold.
Serta Program Difablepreneur di Kabupaten Boyolali dari Fuel Terminal Boyolali dengan predikat Silver, dan Program Inovasi Olahan Tempe Tradisional di Kabupaten Bantul dari Fuel Terminal Rewulu dengan predikat Bronze.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tersebut.
“Prestasi ini tidak hanya membanggakan bagi kami di Pertamina, tapi juga Indonesia karena telah diakui di kancah internasional,” tuturnya di Semarang, Rabu 30 Agustus 2023.
Brasto menjelaskan Annual Global CSR & ESG Summit and Awards diselenggarakan setiap tahun, dan tahun ini merupakan kali ke-15.
“Ajang ini diikuti oleh sejumlah perusahaan besar di dunia yang menjalankan program TJSL atau CSR kepada masyarakat dan lingkungan di sekitarnya. Alhamdulillah, Pertamina Patra Niaga menjadi salah satu di antara sejumlah perusahaan yang layak diapresiasi dalam ajang ini,” tambah Brasto.
Lebih jauh dijelaskan, penghargaan yang diterima Pertamina dalam ajang Annual Global CSR & ESG Summit and Awards ,merupakan salah satu wujud pengakuan dunia terhadap implementasi aspek Environment, Social, Governance (ESG) yang dijalankan Pertamina dalam setiap proses bisnisnya.
“Selain itu program-program TJSL yang dijalankan juga turut kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs)," ungkapnya.
Utamanya pada poin 1 (Tanpa Kemiskinan), poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), poin 10 (Berkurangnya Kesenjangan), poin 11 (Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan), poin 16 (Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh), dan poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Baca Juga: Akselerasi Capaian UHC, BPJS Kesehatan Luncurkan Program Pesiar
Sementara, Muhammad Riyan Muzaqi selaku Integrated Terminal Manager Semarang PT Pertamina Patra Niaga, menuturkan prestasi Program Pertamina Sahabat Nelayan dalam ajang tersebut bukan hanya disematkan kepada Pertamina, tapi juga kepada masyarakat yang dibina, khususnya para kelompok nelayan.
“Melalui program ini para nelayan berhasil menunjukkan peningkatan taraf ekonominya dengan mengembangkan fasilitas dan keterampilan perbengkelan khusus nelayan," terang Riyan, yang juga menjadi salah satu perwakilan Pertamina untuk menerima menghargaan di Vietnam.
Selain itu, dengan penemuan inovasi alat penangkap ikan serta konversi bahan bakar perahu dari solar ke LPG, membuat lebih efisien dan ramah lingkungan.
Baca Juga: Sistem Pendidikan SMKN Jateng Akan Diterapkan Nasional, Jokowi Perintahkan Mendikbud Lakukan Kajian
Riyan menambahkan, ada tiga program TJSL lainnya juga memiliki keunggulan tersendiri.
Di antaranya Program Pertaharjo Berdaya Bersama yang berhasil membangkitkan ekonomi kelompok usaha mikro kecil menengah (UMKM), melalui fasilitas Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT).
Lalu, Program Difablepreneur yang memberdayakan kelompok rentan disabilitas, hingga memiliki keterampilan batik dan jahit untuk menghidupi kebutuhan ekonomi pribadi dan keluarganya.
Terakhir, Program Inovasi Olahan Tempe Tradisional yang meningkatkan kapasitas petani tempe di pedesaan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan hingga pemenuhan kebutuhan pangan lokal.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 5Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 6Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 7Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 8Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'
- 9Bukan Sekadar Ganti Pelatih, Liverpool Siap Rekrut 5 Pemain Baru di Era Iraola
- 10Newcastle Sikat Brighton, Tottenham, dan Chelsea: Resmi Amankan Kiper Masa Depan Prancis








