Jateng

Asus ExpertBook P5 G2 Resmi di Indonesia, Laptop Profesional dengan AI dan Bobot 1,38 Kg

Dody H | 16 Agustus 2026, 10:14 WIB
Asus ExpertBook P5 G2 Resmi di Indonesia, Laptop Profesional dengan AI dan Bobot 1,38 Kg

JATENG.AKURAT.CO, Asus kembali memperluas jajaran laptop bisnisnya di Indonesia melalui ExpertBook P5 G2.

Laptop ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional yang membutuhkan perangkat ringkas, ringan, tetapi tetap tangguh untuk menunjang aktivitas kerja sehari-hari.

Asus ExpertBook P5 G2 memiliki bobot mulai dari 1,38 kg dengan desain yang cukup tipis.

Meski mengutamakan mobilitas, laptop ini telah mengantongi standar ketahanan militer MIL-STD-810H, sehingga dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi penggunaan yang lebih berat.

Tidak hanya mengandalkan ketangguhan bodi, Asus juga memberikan sejumlah fitur keamanan dan perlindungan untuk kebutuhan bisnis.

Keyboard full-size pada perangkat ini memiliki ketahanan terhadap tumpahan cairan, sedangkan BIOS kelas komersial yang mengikuti standar NIST SP 800-155 dirancang untuk membantu melindungi sistem dari ancaman pada firmware.

Untuk privasi, ExpertBook P5 G2 dibekali Webcam Privacy Shield. Asus juga menyediakan kamera IR yang dapat digunakan untuk autentikasi wajah saat melakukan login ke perangkat.

Produktivitas Berbasis AI

Salah satu daya tarik utama Asus ExpertBook P5 G2 adalah dukungan fitur AI yang ditujukan untuk membantu pekerjaan profesional.

Laptop ini dapat dikonfigurasi menggunakan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 Series 3, dipadukan dengan memori DDR5 berkapasitas hingga 64 GB.

Untuk penyimpanan, perangkat memiliki dua slot SSD PCIe 4.0 dengan dukungan kapasitas hingga 2 TB + 1 TB melalui upgrade mandiri.

Asus juga membekali laptop ini dengan sistem manajemen termal ExpertCool agar performanya tetap stabil ketika digunakan untuk pekerjaan dengan beban tinggi dalam waktu lama.

Dukungan AI semakin lengkap melalui Asus MyExpert. Platform tersebut menghadirkan sejumlah fitur produktivitas yang dirancang untuk membantu pekerjaan harian.

Fitur Chat dapat digunakan untuk memperoleh panduan secara cepat sekaligus membantu proses penerjemahan.

Kemudian ada Knowledge Hub yang memungkinkan pengguna mengubah berbagai dokumen menjadi perpustakaan digital yang dapat dicari dengan lebih mudah.

Sementara itu, Advanced Tools ditujukan untuk membantu meningkatkan efisiensi ketika menulis maupun menyusun e-mail.

Asus ExpertBook P5 G2 juga memiliki ExpertMeet untuk membantu aktivitas rapat.

Fitur ini dapat merekam dan merangkum pembicaraan dalam rapat, menyediakan penerjemahan secara real-time, hingga membuat daftar tugas secara otomatis.

Ada pula fitur File Search yang memungkinkan pengguna mencari file dari penyimpanan lokal maupun cloud melalui satu kali pencarian.

Dengan demikian, pengguna tidak perlu membuka satu per satu lokasi penyimpanan hanya untuk menemukan dokumen yang dibutuhkan.

Layar 14 Inci dengan Resolusi WQXGA

Untuk kebutuhan visual, Asus ExpertBook P5 G2 menggunakan layar berukuran 14 inci dengan resolusi WQXGA 2560 x 1600 piksel.

Panel yang digunakan adalah IPS dengan rasio 16:10 dan tingkat kecerahan hingga 400 nits.

Layar tersebut juga memiliki cakupan warna 100 persen sRGB, lapisan anti-glare, serta desain wide-view.

Asus mencatat rasio screen-to-body perangkat mencapai 86 persen sehingga area layar terlihat lebih luas tanpa membuat ukuran laptop menjadi terlalu besar.

Untuk mendukung konferensi video, laptop ini dibekali kamera 5MP + IR yang dilengkapi Webcam Shield.

Sistem audio terdiri dari dua speaker dengan dukungan teknologi DIRAC dan dua mikrofon array.

Asus turut menyematkan teknologi AI Noise-Canceling yang membantu meredam suara bising ketika pengguna melakukan panggilan atau mengikuti rapat online.

Dari sektor konektivitas, ExpertBook P5 G2 menawarkan port yang cukup lengkap untuk kebutuhan profesional.

Laptop ini memiliki dua port Thunderbolt 4 USB-C, dua USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI 2.1, combo audio jack, Kensington Nano Lock, serta RJ45.

Koneksi nirkabel didukung Wi-Fi 6E dengan konfigurasi dual-band 2x2 dan Bluetooth 5.4.

Untuk keamanan, perangkat menyediakan sensor sidik jari, TPM 2.0, Webcam Privacy Shield, serta Kensington Nano Lock. Sistem operasi yang digunakan tersedia dalam pilihan Windows 11 Pro atau Windows 11 Home 64-bit.

Laptop ini juga menggunakan baterai 65Wh 3-cell Li-Polymer dan disertai adaptor USB-C 65W.

Spesifikasi Asus ExpertBook P5 G2

*Dimensi: 315,1 x 226,8 x 10,03–17,95 mm atau 15,43 mm

*Bobot: mulai 1,38 kg

*Layar: 14 inci, WQXGA 2560 x 1600, IPS, rasio 16:10, anti-glare, 400 nits, 100% sRGB

*Screen-to-body ratio: 86%

*Prosesor: Intel Core Ultra 7 356H atau Intel Core Ultra 5 325

*AI: Intel AI Boost

*RAM: DDR5 5600 MHz, hingga 64 GB (32 GB + 32 GB)

*SSD utama: M.2 2280 PCIe 4.0 hingga 2 TB

*SSD kedua: M.2 2230 NVMe PCIe 4.0 hingga 1 TB

*Baterai: 65Wh, 3-cell Li-Polymer

Adaptor: USB-C 65W

*Port: 2x Thunderbolt 4 USB-C, 2x USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI 2.1, audio combo jack, RJ45, Kensington Nano Lock

*Nirkabel: Wi-Fi 6E 2x2 dan Bluetooth 5.4

*Kamera: 5MP + IR, Webcam Shield

*Audio: 2 speaker dengan DIRAC dan 2 mikrofon array

*Keamanan: fingerprint, TPM 2.0, Webcam Privacy Shield, Kensington Nano Lock

*Sistem operasi: Windows 11 Pro/Home 64-bit

*Software: MyASUS, AI ExpertMeet, AI Camera dengan MEP

*Standar ketahanan: MIL-STD-810H

*Harga: mulai Rp22.899.000

Harga Asus ExpertBook P5 G2 di Indonesia

Di Indonesia, Asus ExpertBook P5 G2 tersedia dalam dua pilihan prosesor dengan harga berbeda.

Model dengan Intel Core Ultra 5 dipasarkan seharga Rp22.899.000, sedangkan varian dengan Intel Core Ultra 7 dibanderol Rp26.399.000.

Dengan kombinasi bodi ringan, standar ketahanan MIL-STD-810H, fitur keamanan kelas bisnis, konektivitas lengkap, serta fitur produktivitas berbasis AI, Asus ExpertBook P5 G2 menyasar pengguna profesional yang membutuhkan laptop kerja untuk mobilitas tinggi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.