Jateng

OpenAI Siapkan Smart Speaker AI Pertama, Bisa Ngobrol Natural dan Kendalikan Rumah Pintar

Dody H | 19 Juli 2026, 07:07 WIB
OpenAI Siapkan Smart Speaker AI Pertama, Bisa Ngobrol Natural dan Kendalikan Rumah Pintar
ilustrasi

JATENG.AKURAT.CO, OpenAI dikabarkan tengah menyiapkan perangkat keras (hardware) pertamanya yang akan diperkenalkan ke publik dalam waktu dekat.

Berdasarkan bocoran terbaru yang beredar, perusahaan pengembang ChatGPT tersebut disebut akan meluncurkan sebuah smart speaker berbasis kecerdasan buatan (AI), dengan kemampuan yang jauh lebih canggih dibandingkan speaker pintar konvensional.

Informasi ini mencuat dari laporan jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, yang menyebut bahwa perangkat perdana OpenAI kemungkinan hadir dalam bentuk smart speaker yang terintegrasi langsung dengan teknologi AI generatif.

Produk tersebut diprediksi akan menjadi pesaing baru bagi perangkat seperti Google Home maupun Amazon Echo.

Smart speaker ini disebut tidak hanya berfungsi sebagai pemutar musik atau asisten suara biasa.

Perangkat tersebut juga dikabarkan mampu mengontrol berbagai perangkat rumah pintar, menjawab pertanyaan pengguna secara real-time, hingga membantu berbagai aktivitas sehari-hari melalui interaksi berbasis AI.

Sebagai perusahaan di balik ChatGPT, OpenAI diperkirakan akan membekali perangkat ini dengan teknologi AI terbaru yang memungkinkan percakapan berlangsung lebih alami.

Sistem yang digunakan disebut-sebut mengandalkan teknologi serupa GPT Live, sehingga pengguna dapat berbicara layaknya sedang berinteraksi dengan manusia secara langsung.

Kemampuan percakapannya bahkan diklaim lebih fleksibel karena dapat menerima interupsi saat pengguna berbicara.

Dengan kata lain, interaksi tidak lagi terasa seperti memberikan perintah satu arah, melainkan percakapan yang mengalir secara natural.

Tak hanya itu, AI yang tertanam di dalam perangkat tersebut kabarnya akan mampu mempelajari kebiasaan dan preferensi pengguna dari waktu ke waktu.

Semakin sering digunakan, sistem akan semakin memahami konteks penggunaan sehingga dapat memberikan respons yang lebih personal dan relevan.

Menariknya, teknologi tersebut juga disebut memiliki kemampuan untuk memprediksi kebutuhan pengguna berdasarkan pola aktivitas yang telah dipelajari sebelumnya.

Fitur ini berpotensi menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih intuitif dibandingkan smart speaker generasi saat ini.

Dari sisi desain, perangkat perdana OpenAI tersebut juga diperkirakan membawa konsep yang berbeda.

Bocoran yang beredar menyebutkan adanya elemen mekanis yang membuat perangkat tampak lebih hidup saat berinteraksi dengan pengguna.

Meski belum ada detail resmi mengenai fitur tersebut, sejumlah pihak berspekulasi bahwa perangkat akan memiliki komponen bergerak yang berfungsi sebagai ekspresi visual, seperti mata robot atau indikator interaktif lainnya.

Keunggulan lain yang cukup menarik adalah hadirnya baterai isi ulang (rechargeable battery).

Dengan dukungan baterai internal, perangkat tidak harus selalu terhubung ke stop kontak sehingga lebih mudah dipindahkan ke berbagai ruangan sesuai kebutuhan pengguna.

Rumor mengenai perangkat hardware pertama OpenAI sebenarnya sudah beredar sejak beberapa waktu lalu.

Spekulasi tersebut semakin menguat setelah OpenAI mengakuisisi perusahaan milik Jony Ive, desainer legendaris yang sebelumnya dikenal sebagai sosok di balik berbagai produk ikonik Apple.

Keterlibatan Jony Ive diyakini menjadi bagian dari strategi OpenAI untuk menghadirkan perangkat AI dengan desain premium sekaligus pengalaman pengguna yang berbeda dari produk sejenis di pasaran.

Hingga saat ini OpenAI masih belum memberikan konfirmasi resmi mengenai spesifikasi maupun nama produk yang akan digunakan.

Namun berbagai laporan menyebut perangkat tersebut kemungkinan akan diperkenalkan pada akhir tahun ini, sebelum akhirnya dipasarkan secara luas pada tahun 2027.

Jika rumor tersebut benar, maka smart speaker AI dari OpenAI berpotensi menjadi salah satu produk teknologi yang paling dinantikan dalam beberapa tahun ke depan, terutama karena menghadirkan kombinasi antara kecerdasan ChatGPT, kemampuan rumah pintar, dan desain inovatif dalam satu perangkat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Dody H
Arixc Ardana