Depo Trem Listrik Sawahan, Bangunan di Ujung Jalan Tidar Surabaya Jadi Saksi Bisu Kejayaan Trem Listrik yang Sudah Terbengkalai! Akan Bangkit Lagi?

JATENG.AKURAT.CO, Siapa sangka, di ujung Jalan Tidar Surabaya, ada sebuah bangunan tua yang menyimpan sejarah panjang transportasi kota? Bangunan ini dulunya adalah depo trem listrik!
Meski kini tak lagi beroperasi, kisahnya menyimpan banyak pelajaran tentang perkembangan Surabaya di masa lalu. Bahkan, ada kabar burung kalau bangunan bersejarah ini bakal difungsikan lagi lho!
Penasaran dengan cerita di balik depo trem yang misterius ini? Yuk, kita telusuri jejak sejarahnya!
Depo Sawahan: Bengkel dan Parkiran Trem Listrik Legendaris
Tempat yang kini kita kenal sebagai depo trem Sawahan ini dulunya punya peran vital.
Bangunannya rampung pada tahun 1923, dibangun oleh perusahaan Belanda bernama Oost Java Stoomtram Maatschappij.
Jadi, ini bukan sembarang bangunan, tapi warisan kolonial yang punya fungsi penting di zamannya.
Dulunya, depo ini berfungsi sebagai bengkel dan tempat parkir trem listrik. Ya, kamu tidak salah dengar!
Dulu, trem yang beroperasi di Kota Surabaya sudah menggunakan tenaga listrik. Ini menunjukkan betapa majunya transportasi di Surabaya pada awal abad ke-20.
Namun, sayangnya, kejayaan trem listrik di Surabaya harus berakhir.
Layanan trem di kota ini resmi berhenti beroperasi pada tahun 1970-an. Sejak saat itu, depo trem Sawahan ini pun ikut ditutup.
Jejak yang Hilang dan Bangunan Terlupakan
Setelah penutupan, banyak jejak kejayaan trem yang hilang. Jalur-jalur trem yang dulu terhubung ke depo ini kini sudah tak terlihat lagi.
Bahkan, ada juga rintangan jalan yang hilang sepenuhnya, seolah sejarah transportasi itu terhapus.
Bangunan depo ini sendiri kemudian dialihfungsikan menjadi gudang, dan bahkan sempat terbengkalai dalam waktu yang lama.
Rasanya miris, ya, melihat bangunan bersejarah yang begitu penting terbengkalai begitu saja.
Akankah Hidup Kembali? Ada Harapan untuk Bangunan Bersejarah Ini!
Tapi, ada kabar baik nih! Konon, kini depo trem Sawahan akan difungsikan kembali!
Belum ada kepastian mau digunakan untuk apa, tapi setidaknya ada harapan bahwa bangunan yang menjadi bagian penting dari sejarah transportasi di Surabaya ini akan kembali terawat dan bermanfaat.
Kita berharap, bangunan bersejarah ini bisa dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, agar generasi mendatang bisa belajar tentang bagaimana kota Surabaya berkembang dan punya sistem transportasi yang cila. Ini adalah bagian dari identitas kota yang tak boleh dilupakan!
Bagaimana menurutmu, Sobat? Apakah kamu juga berharap depo trem ini bisa kembali hidup dan difungsikan untuk tujuan yang bermanfaat? Yuk, share pendapatmu di kolom komentar!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










