Belajar Bahasa Jawa Krama: 2 Kata Sederhana Ini Bikin Percakapanmu Lebih Sopan!

JATENG.AKURAT.CO, Bahasa Jawa memiliki tingkat kesopanan yang berbeda, salah satunya adalah Bahasa Jawa Krama.
Bahasa ini sering digunakan untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang yang lebih tua atau dalam situasi formal.
Nah, kali ini kita akan belajar dua kata sederhana dalam Bahasa Jawa Krama yang bisa membuat percakapanmu lebih sopan. Yuk, simak!
1. Kata "Duduk" dalam Bahasa Jawa Kromo
Dalam Bahasa Jawa Ngoko (bahasa sehari-hari), kata "duduk" adalah "lungguh".
Namun, dalam Bahasa Jawa Kromo, kata ini berubah menjadi "pinara". Contoh penggunaannya:
Ngoko: "Mas, lungguh ngono." (Mas, duduk saja.)
Krama: "Mas, pinara ngono." (Mas, silakan duduk.)
Dengan menggunakan kata "pinara", percakapanmu akan terdengar lebih sopan dan menghormati lawan bicara.
2. Kata "Pulang" dalam Bahasa Jawa Kromo
Kata "pulang" dalam Bahasa Jawa Ngoko adalah "mulih".
Namun, dalam Bahasa Jawa Krama, kata ini bisa diubah menjadi "wangsul" atau "kundur". Contoh penggunaannya:
Ngoko: "Aku arep mulih." (Aku mau pulang.)
Kromo: "Kula badhe wangsul." (Saya akan pulang.)
Kata "wangsul" atau "kundur" memberikan kesan yang lebih halus dan sopan, terutama saat berbicara dengan orang yang lebih tua atau dalam situasi formal.
Kenapa Penting Belajar Bahasa Jawa Krama?
- Menunjukkan Rasa Hormat: Bahasa Jawa Krama digunakan untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang yang lebih tua atau dalam situasi resmi.
- Memperkaya Kosakata: Belajar Bahasa Jawa Krama bisa memperkaya kosakata dan pemahamanmu tentang budaya Jawa.
- Meningkatkan Kepercayaan Diri: Dengan menguasai Bahasa Jawa Krama, kamu akan lebih percaya diri saat berinteraksi dalam situasi formal atau dengan orang yang dihormati.
Tantangan untuk Kamu!
Coba praktikkan dua kata ini dalam percakapan sehari-hari.
Misalnya, saat mempersilakan seseorang duduk atau mengucapkan selamat tinggal. Bagaimana pengalamanmu?***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat






