Bunda Harus Tahu! Ini 6 Ikan yang Tidak Boleh untuk Dijadikan MPASI Karena Tinggi Kandungan Merkuri

JATENG.AKURAT.CO, Ikan merupakan salah satu jenis protein yang baik dan boleh dikonsumsi 1-2 kali per minggu untuk bayi. Tapi, ketahui dulu jenis ikan yang tidak boleh untuk MPASI di sini!
Beberapa jenis ikan mengandung merkuri tinggi sehingga tidak disarankan untuk MPASI.
Baca Juga: Tips Parenting: 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Kepada Anak Bayi Usia 2 Bulan
Terlalu banyak asupan merkuri dapat mengganggu perkembangan sistem saraf bayi.
Ini 6 ikan yang mengandung merkuri tinggi yang tidak boleh dijadikan MPASI, Bunda wajib tahu.
1. Ikan Pari
Beberapa daerah di Indonesia gemar mengolah ikan pari sebagai makanan sehari-hari. Ada yang dijadikan ikan pari asap, mangut, gulai, juga oseng cabai hijau.
Namun, ikan ini sebaiknya tidak diberikan kepada bayi dan anak-anak di bawah usia 14 tahun karena kandungan merkurinya tinggi.
Baca Juga: Tips Parenting: 4 Hal yang Harus Orang Tua Perhatikan Sebelum Menitipkan Anaknya di Daycare
2. Ikan Kakap Putih
Ikan kakap putih atau Barramundi juga termasuk bahan makanan populer yang sering disantap keluarga Indonesia.
Sayangnya, ikan ini tinggi merkuri sehingga termasuk ikan yang tidak boleh untuk MPASI bayi.
3. Ikan Tuna Sirip Biru
Jenis ikan tuna lain yang tidak boleh diberikan sama sekali pada bayi karena tinggi merkuri , yaitu tuna sirip biru.
Apabila Bunda ingin masak ikan tuna untuk MPASI si Kecil, lebih disarankan memilih ikan cakalang (skipjack tuna), ikan albakora (White Tuna), dan tuna sirip kuning atau madidihang (Yellowfin Tuna).
4. Ikan Sembeliak Jingga
Sembeliak jingga (orange roughy) atau ikan oranye dikenal juga dengan nama Hoplostethus Atlanticus.
Sesuai dengan namanya, ikan ini memiliki warna orange kemerahan.
Baca Juga: Lowongan Kerja Terbaru Area Semarang November 2024, Ada Peluang Kerja jadi Bartender
Ikan ini memiliki usia hidup yang cukup panjang sehingga tubuhnya menyerap banyak merkuri (sekitar 0,571 - 1,12 ppm).
Maka dari itu, sebaiknya tidak ditambahkan dalam MPASI bayi.
5. Ikan Todak
Ikan todak (swordfish) termasuk dalam daftar ikan laut dengan kandungan merkuri tertinggi.
Jadi, sedikit pun tidak boleh diberikan pada bayi dan anak di bawah usia 16 tahun.
Bahkan orang dewasa hanya boleh mengonsumsi ikan ini maksimal 1 porsi (sekitar 113 gram) Ikan Todak dalam 1 minggu.
6. Ikan Marlin
Ikan marlin biasa digunakan sebagai pengganti ikan tuna. Kandungan merkurinya yang sangat tinggi membuat marlin tercatat sebagai ikan yang tidak boleh untuk MPASI.
Bunda yang sedang merencanakan kehamilan dan sedang hamil juga dilarang keras mengonsumsi ikan satu ini.
Itulah ulasan tentang 6 Ikan yang Tidak Boleh untuk Dijadikan MPASI Karena Tinggi Kandungan Merkuri. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'









