Serba Serbi Ramadhan: Menjaga Kesehatan Ibu Hamil saat Menjalankan Puasa Ramadhan

AKURAT.CO, Seorang ibu hamil memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kesehatan tubuhnya dan bayi yang dikandung.
Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan adalah asupan nutrisi harian.
Namun, ketika menjalani puasa Ramadhan, ibu hamil dihadapkan pada tantangan baru karena tidak diperbolehkan makan dan minum sepanjang hari.
Apakah ibu hamil boleh tidak berpuasa selama Ramadhan?
Menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, ibu hamil boleh untuk tidak berpuasa selama bulan Ramadhan.
Namun, mereka harus mengganti puasanya di bulan lain atau membayar fidyah.
Fidyah merupakan bentuk denda yang harus dibayarkan sebagai ganti atas puasa yang tidak dilaksanakan.
Besaran fidyah biasanya setara dengan makanan pokok yang diberikan kepada orang miskin atau yang membutuhkan.
Haedar Nashir menekankan bahwa fidyah harus berupa makanan pokok suatu daerah dan tidak dapat diganti dengan uang.
Jika seorang ibu hamil tidak mampu memberikan makanan pokok sebesar nilai fidyah yang ditentukan, dia dapat memberikan fidyah sebesar kemampuannya.
Meskipun demikian, Anwar Abbas, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), menyarankan agar seorang ibu hamil berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berpuasa atau tidak.
Ini karena seorang ibu hamil memiliki tanggung jawab ganda terhadap dirinya sendiri dan anak yang dikandungnya.
Apabila dokter menilai bahwa puasa Ramadhan akan mengganggu kesehatan ibu hamil dan janin, maka ibu hamil boleh tidak berpuasa.
Namun, dia tetap harus membayar fidyah untuk sejumlah hari puasa yang tidak dilaksanakan.
Besaran fidyah biasanya disesuaikan dengan nilai makanan yang setara dengan 1,5 kilogram beras.
Baca Juga: Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan, Apakah Puasa Batal dan Tidak Sah? Ini Penjelasan Ustad Buya Yahya
Kesehatan ibu hamil dan bayi yang dikandungnya adalah prioritas utama.
Oleh karena itu, sebaiknya ibu hamil mengikuti anjuran dokter dan konsultasi dengan para ahli agar dapat membuat keputusan yang bijaksana terkait puasa Ramadhan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'









