Jateng

Jejak Sejarah Paskibra di Indonesia: Dari Nama Paskibraka di Tingkat Nasional hingga Paskibra di Tingkat Daerah

Theo Adi Pratama | 21 Februari 2024, 14:00 WIB
Jejak Sejarah Paskibra di Indonesia: Dari Nama Paskibraka di Tingkat Nasional hingga Paskibra di Tingkat Daerah

AKURAT.CO Sejarah, Paskibra, atau Pasukan Pengibar Bendera, merupakan bagian tak terpisahkan dari upacara-upacara kebangsaan di Indonesia.

Namun, sedikit yang mengetahui bahwa cikal bakalnya sudah ada sejak Republik Indonesia baru berusia satu tahun.

Mari kita telusuri lebih jauh sejarah yang tersembunyi di balik panji-panji kebangsaan kita.

Baca Juga: Membongkar Sisi Misteri Candi Bratawali: Peninggalan Hindu Kuno yang Menyimpan Sejarah Panjang

Paskibra vs Paskibraka: Tingkat Tempat dan Sejarah Asal

Paskibra, atau biasa disebut Pasukan Pengibar Bendera, dikenal sebagai kelompok pengibar bendera dalam upacara-upacara di sekolah atau kantor-kantor.

Sebaliknya, Paskibraka, atau Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, bertugas di tingkatan yang lebih tinggi, seperti tingkat kota, provinsi, bahkan nasional.

Namun, pada awalnya yang dikenal hanya Paskibraka.

Awal Mula: Paskibraka Sebagai Cikal Bakal

Paskibraka pertama kali muncul atas inisiatif Mayor (L) Hussein Mutahar menjelang peringatan ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang pertama pada 17 Agustus 1946.

Saat itu, Presiden Sukarno meminta Hussein untuk mengorganisir upacara peringatan.

Dengan gagasan untuk melibatkan pemuda dari seluruh Indonesia dalam pengibaran Bendera Pusaka, Hussein menunjuk lima pemuda, termasuk tiga putri dan dua putra, untuk menjadi pengibar bendera.

Peristiwa ini menjadi tonggak awal keberadaan Paskibraka.

Baca Juga: Hari Ini Dalam Sejarah: Momen Penting yang Dirayakan Pada 19 Februari 2024, Hari Komando Pertahanan Udara Nasional dan Hari Bulu Mata

Perkembangan dan Pemekaran: Dari Paskibraka ke Paskibra

Pengibaran bendera berlanjut setiap tahun dalam peringatan kemerdekaan, dan pada tahun-tahun berikutnya, Pasukan Pengibar Bendera semakin diperluas cakupannya.

Setelah perpindahan ibu kota ke Jakarta, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka mulai diatur oleh rumah tangga kepresidenan.

Pada tahun 1967, dibentuklah Pasukan Pengerek Bendera Pusaka, diikuti oleh pembentukan Pasukan Pertama pada tahun 1968.

Dengan perkembangan ini, Paskibraka tidak lagi menjadi satu-satunya kelompok pengibar bendera.

Dengan demikian, Paskibra pun mulai dikenal dan diadopsi di tingkat sekolah dan kantor-kantor sebagai pengibar bendera dalam upacara-upacara setempat.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Keraton Surakarta: Sebuah Jejak Sejarah dan Kekayaan Budaya yang Terus Terawat

Dari kisah inilah, tergambarlah perjalanan panjang dari Paskibraka hingga lahirnya Paskibra yang kita kenal saat ini.

Sebuah warisan berharga dari para pemuda-pemudi Indonesia yang tetap menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa dalam setiap langkah mereka dalam mengibarkan panji-panji kebangsaan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.