Jateng

Jejak Sejarah yang Belum Terungkap di Gunung Kidul: Mengenal 4 Tempat Pelarian Brawijaya dan Candi Terkenal

Theo Adi Pratama | 19 Februari 2024, 14:00 WIB
Jejak Sejarah yang Belum Terungkap di Gunung Kidul: Mengenal 4 Tempat Pelarian Brawijaya dan Candi Terkenal

AKURAT.CO Sejarah, Majapahit, kerajaan megah di Nusantara, akhirnya runtuh setelah menghadapi kekalahan melawan Demak, seperti yang tercatat dalam Suma Oriental.

Namun, legenda hidup dalam masyarakat Jawa tentang tempat pelarian Brawijaya ketika keruntuhan Majapahit terjadi.

Salah satu tempat yang dipercaya menjadi pelarian adalah Gunung Kidul, yang kaya akan situs sejarah dan candi-candi peninggalan masa lalu.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Keraton Surakarta: Sebuah Jejak Sejarah dan Kekayaan Budaya yang Terus Terawat

1. Candi Plembutan:

Candi Plembutan, yang terbuat dari batu putih, telah runtuh menyisakan sisa-sisa strukturnya. Dulunya, tempat ini diyakini sebagai istana lelembut.

Ekskavasi pada tahun 1997 dan 2000 mengungkapkan bahwa candi ini dijarah pada masa kolonial, seperti yang terindikasi dari penemuan mata uang VOC di lokasi tersebut.

Artefak yang berhasil diamankan mengidentifikasi candi ini sebagai tempat ritual penganut Hindu-Siwa, berasal dari masa Medang (abad ke-8 hingga ke-10 M).

2. Candi Pulutan:

Candi Pulutan, yang berjarak sekitar 2 km dari Candi Plembutan, diyakini sebagai petilasan Joko Tingkir.

Meskipun candi ini juga mengalami penjarahan dan hanya tersisa gundukan tanah, ekskavasi pada tahun 2013 mengungkapkan beberapa arca, termasuk Ganesha, Agastya, dan Durga.

Uniknya, tradisi masyarakat mengaitkan Candi Pulutan dengan tokoh Joko Tingkir, raja pertama Pajang yang menaklukkan Demak.

Baca Juga: Sejarah dan Perjalanan Peradaban Jawa: Mengenal Sistem Penanggalan Jawa dan Perkembangannya di Masa Modern

3. Candi Dengok:

Candi Dengok terbuat dari batu putih dan sebagian besar hanya tersisa batu-batu yang berserakan.

Pada masa lalu, candi ini diyakini memiliki patung-patung yang kini hilang karena pencurian.

Meskipun diyakini sebagai hasil karya wong Majapahit, penemuan artefak menunjukkan bahwa candi ini berasal dari periode Kerajaan Medang.

4. Candi Risan:

Candi Risan, terbuat dari batu tufa atau batu putih, memiliki dua bangunan yang menghadap ke barat.

Meskipun sebagian bangunan telah hilang, ekskavasi mengungkapkan beberapa artefak, termasuk sepasang makara dan dorpel.

Ada juga arca Awalokiteswara yang asli, yang sempat dicuri pada tahun 1982 dan kemudian dipulangkan ke Indonesia.

Baca Juga: Perjalanan Gedung Juang 45 Bekasi: Saksi Perjuangan dan Museum Sejarah

Meskipun secara historis diragukan, kepercayaan bahwa Gunung Kidul menjadi tempat pelarian Brawijaya tetap kuat di kalangan masyarakat.

Situs-situs sejarah dan candi-candi yang ditemukan di Gunung Kidul memberikan gambaran tentang kekayaan sejarah dan kebudayaan Nusantara, serta legenda yang hidup dalam kesadaran kolektif masyarakat Jawa.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.