Jateng

Misteri Rusunawa di Daerah Adiarsa: Legenda dan Kisah Angker di Karawang yang Membuatnya Minim Peminat

Theo Adi Pratama | 22 Januari 2024, 10:00 WIB
Misteri Rusunawa di Daerah Adiarsa: Legenda dan Kisah Angker di Karawang yang Membuatnya Minim Peminat

AKURAT.CO Misteri, Rusunawa (Rumah Susun Sewa) di Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Jawa Barat, telah menjadi pusat cerita mistis dan angker yang menciptakan ketakutan di kalangan masyarakat setempat.

Dalam sejarahnya, kisah mistis ini melibatkan penampakan sosok perempuan bergaun merah yang konon tengah menggendong anaknya dan berkeliling di sekitaran Rusunawa tersebut.

Baca Juga: Misteri Tersembunyi di Ujung Kulon Banten: Keanekaragaman Alam dan Keajaiban Gaib yang Menggoda

Peninggalan Sejarah Kolonial dan Bekas Pemakaman

Rusunawa ini sebenarnya memiliki akar sejarah yang kuat, karena dibangun oleh Kementerian PUPR pada tahun 2005 dan ditempati di lahan yang dulunya adalah bekas kamar mayat milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang.

Pada masa kolonial Belanda, bangunan ini mungkin sudah menyimpan atmosfer yang cukup angker.

Terlebih lagi, di dalam kompleks pabrik, terdapat pemakaman peninggalan orang Belanda yang dipercayai digunakan untuk mengubur para tenaga kerja Belanda.

Kisah Mistis dan Kesurupan Massal

Salah satu peristiwa misterius yang terjadi di Rusunawa di daerah Adiarsa ini adalah kesurupan massal yang dialami para korban pengungsian banjir pada tahun 2010.

Saat Rusunawa dijadikan tempat pengungsian penduduk, banyak warga yang mengalami kesurupan secara bergiliran.

Kesaksian warga, seperti Junaedi (70), menceritakan bahwa perempuan bergaun merah kerap muncul di sekitar Rusunawa, terutama pada tengah malam.

Baca Juga: Misteri Pulau Nusakambangan: Kepulauan Penjara Tersembunyi yang Dipenuhi Cerita Angker dan Mistis

Renovasi dan Minimnya Peminat

Meskipun Rusunawa ini telah mengalami beberapa kali renovasi, kesan angker dan minim peminat tetap melekat padanya.

Pada tahun 2006, Rusunawa sempat dimanfaatkan sebagai tempat tinggal para atlet saat Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat, namun setelah itu banyak yang kosong kembali.

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Karawang, Dedi Ahdiat, menyatakan bahwa upaya perbaikan dan renovasi terus dilakukan meski peminatnya masih kurang.

Lantai 4 Rusunawa bahkan dibiarkan kosong, menambah kesan angker pada keseluruhan gedung.

Rencana Masa Depan

Dalam rencana ke depannya, pihak berwenang berencana mengajukan pembangunan Rusunawa baru oleh Kementerian PUPR.

Lokasi yang diusulkan adalah di Kampung Budaya Karawang Barat, karena dianggap lebih strategis.

Meskipun demikian, untuk Rusunawa Adiarsa, kemungkinan besar tidak lagi berfungsi sebagai Rusunawa mengingat minimnya minat masyarakat.

Konsep penggunaan gedung tersebut akan direncanakan ulang.

Baca Juga: Misteri Alas Ketonggo Ngawi: Pesona dan Keangkeran Hutan Mistis Jawa Timur

Rusunawa Adiarsa di Karawang tetap menjadi pusat perbincangan masyarakat, bukan hanya karena misteri yang menyelimutinya, tetapi juga karena perjalanan sejarahnya yang kaya.

Sebagai bagian dari peninggalan sejarah, Rusunawa Adiarsa mencerminkan lapisan-lapisan kehidupan, dari masa kolonial hingga peristiwa mistis yang terus menghantui hingga kini.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.