Hari Ini Dalam Sejarah: Jepang Ajukan 21 Tuntutan kepada China pada 18 Januari 1915

AKURAT.CO Sejarah, Pada tanggal 18 Januari 1915, tercatat sebagai salah satu peristiwa sejarah yang krusial saat Jepang mengajukan 21 tuntutan kepada pemerintah China.
Tuntutan ini merupakan bagian dari upaya Jepang untuk memperluas kendalinya atas wilayah China, dan merupakan hasil dari rangkaian tuntutan yang dirancang oleh pemerintahan Perdana Menteri Okuma Shigenobu selama Perang Dunia I.
Latar Belakang: Perang China-Jepang Pertama (1894-1895)
Perang China-Jepang Pertama (25 Juli 1894 hingga 17 April 1895) berakar dari persaingan antara Jepang dan China atas kendali Korea.
Korea, dianggap sebagai batu loncatan strategis bagi Jepang ke wilayah Manchuria dan China, menjadi sumber konflik.
Selain itu, kekayaan sumber daya alam Korea menjadi daya tarik bagi Jepang.
Dalam konflik ini, China yang telah lebih dulu merampas kemerdekaan Korea menjadi sasaran ambisi Jepang.
Perang ini berakhir dengan ditandatanganinya Perjanjian Shimonoseki pada 17 April 1895, yang memberikan keuntungan besar kepada Jepang, termasuk sebagian Manchuria, Taiwan, dan Kepulauan Pescadores.
Baca Juga: Bangunan Bersejarah di Yogyakarta: Pasar Gatak, Pusaka Sejarah Pasar yang Tetap Hidup
Ambisi Jepang dan Pengajuan 21 Tuntutan
Meskipun meraih kemenangan, Jepang tidak puas dengan hasil perjanjian tersebut dan terdorong untuk lebih menguasai wilayah China dan Manchuria.
Inilah yang melatarbelakangi Jepang mengajukan 21 tuntutan kepada pemerintah China.
Isi 21 Tuntutan: Lima Kelompok Besar
Tuntutan ini, disusun oleh Perdana Menteri Okuma Shigenobu, terdiri dari lima kelompok besar yang mencakup berbagai aspek:
-
Kelompok 1: Penyitaan Jepang atas pelabuhan dan operasi Jerman di Provinsi Shandong, dengan tujuan memperluas kendali di jalur kereta api, pantai, dan kota-kota besar di provinsi tersebut.
-
Kelompok 2: Perpanjangan masa sewa atas wilayah selama 99 tahun dan ekspansi pengaruh di Manchuria selatan dan Mongolia Dalam bagian timur.
-
Kelompok 3: Kendali Jepang atas kompleks pertambangan dan metalurgi Han Ye-Ping di China Tengah.
-
Kelompok 4: Pelarangan China memberikan hak atau izin kepada kekuatan asing lain.
-
Kelompok 5: Penyewaan penasihat Jepang untuk mengendalikan keuangan dan keamanan di China, sambil membangun infrastruktur seperti jalur kereta api, kuil-kuil, dan sekolah-sekolah Buddha.
Negosiasi dan Penandatanganan Perjanjian
Sebelum tuntutan diajukan kepada pemerintah China, daftar tersebut diserahkan kepada Kaisar Jepang Taisho.
Setelah disetujui, Duta Besar Jepang Hioki Eki menyerahkan 21 tuntutan tersebut kepada Presiden China Yuan Shikai pada tanggal 18 Januari 1915.
Meskipun diperingatkan untuk tidak menolak tuntutan-tuntutan tersebut, China meminta revisi pada tuntutan nomor 5 yang dianggap merugikan.
Setelah beberapa revisi, akhirnya pada 25 Mei 1915, Jepang dan China menandatangani perjanjian, menyelesaikan episode kontroversial ini dalam sejarah hubungan bilateral mereka.
Peristiwa pengajuan 21 tuntutan ini mencerminkan dinamika politik dan ambisi kekuasaan pada masa itu, menciptakan dampak yang signifikan dalam geopolitik Asia Timur.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 2Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 3Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 4Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 5Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 6Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 7Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 8Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta
- 9Bukan Batal! Fabrizio Romano: Barcola ke Liverpool Masih Hidup dan Kian Menggembirakan
- 10Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain








