Jateng

Jejak Perampokan Royal Phone Berujung Penangkapan, Dua Terduga Pelaku Diciduk dalam Sehari

Muhammad Husni Mushonifi | 8 Agustus 2026, 18:26 WIB
Jejak Perampokan Royal Phone Berujung Penangkapan, Dua Terduga Pelaku Diciduk dalam Sehari

JATENG.AKURAT.CO, Pelarian dua orang yang diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan di Counter HP Royal Phone Ambarawa, Kabupaten Semarang, tak berlangsung lama. Polisi berhasil membekuk keduanya hanya sehari setelah kasus tersebut terjadi.

Dua terduga pelaku diamankan secara terpisah pada Jumat (7/8/2026). Penangkapan pertama berlangsung di wilayah Kota Semarang pada siang hari. Beberapa jam kemudian, polisi kembali meringkus seorang terduga pelaku lainnya di wilayah Kabupaten Semarang.

Pengungkapan cepat tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif tim gabungan kepolisian. Sejumlah personel dikerahkan, mulai dari Subdit Jatanras Polda Jawa Tengah, Tim Inafis Polda Jawa Tengah, Tim Inafis Polres Semarang, Satreskrim Polres Semarang hingga Satreskrim Polres Grobogan.

Kasus ini mencuat setelah Counter HP Royal Phone di Kecamatan Ambarawa ditemukan dalam kondisi berantakan pada Kamis (6/8/2026) dini hari. Pemilik counter, Candra Waskito (25), kemudian ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Honda Jazz bernomor polisi AD 1398 YJ.

Mobil tersebut ditemukan di wilayah Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Kamis sore.

Rangkaian kejadian itu langsung menjadi perhatian aparat. Polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan dengan menelusuri berbagai petunjuk untuk mengidentifikasi orang-orang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, keberhasilan menangkap dua terduga pelaku dalam waktu singkat merupakan hasil koordinasi lintas satuan.

"Alhamdulillah, dalam waktu kurang dari dua hari, tim gabungan berhasil mengamankan dua terduga pelaku. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Semarang," ujar AKBP Heru.

Meski dua orang telah berada dalam pemeriksaan polisi, perkara tersebut belum sepenuhnya terungkap. Penyidik masih berupaya menyusun seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan bagaimana peristiwa di Counter Royal Phone itu terjadi.

Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan, penyidik masih menggali keterangan kedua terduga pelaku. Polisi juga tengah mendalami motif dan pembagian peran dalam perkara tersebut.

"Saat ini seluruh fakta hukum masih terus kami dalami. Penyidik masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini, sehingga kami belum dapat menyampaikan secara rinci mengenai motif maupun hasil pemeriksaan," katanya.

Selain itu, penyidik masih membuka kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan perkara tersebut. Karena itu, pemeriksaan dan pengembangan kasus masih terus dilakukan.

"Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah proses penyidikan memperoleh fakta yang lengkap," pungkasnya.

Dengan diamankannya dua terduga pelaku, polisi kini fokus mengurai peran masing-masing serta memastikan seluruh rangkaian kasus yang berawal dari Counter HP Royal Phone hingga ditemukannya korban di Gubug dapat terungkap secara utuh.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.