Jateng

VIRAL! Warga Kalibeji Tuntang Ditemukan Tak Bernyawa di Tengah Sawah, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan Mengejutkan

Muhammad Husni Mushonifi | 7 Agustus 2026, 13:39 WIB
VIRAL! Warga Kalibeji Tuntang Ditemukan Tak Bernyawa di Tengah Sawah, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan Mengejutkan
Korban diketahui bernama Supriyanto (52), warga setempat yang sebelumnya tengah menggarap sawah miliknya

JATENG.AKURAT.CO, Warga Dusun Kaliglagah, Desa Kalibeji, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan seorang petani yang meninggal dunia di area persawahan, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. 

Korban diketahui bernama Supriyanto (52), warga setempat yang sebelumnya tengah menggarap sawah miliknya.

Kapolsek Tuntang AKP Pri Handayani SH mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga mengenai seorang pria yang tergeletak di pematang sawah.

Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Tuntang bersama tim medis dari Puskesmas Gedangan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Berdasarkan keterangan saksi Salekan (56), sekitar pukul 10.00 WIB korban masih terlihat mencangkul di lahan persawahannya.

Namun sekitar satu jam kemudian, saksi lain bernama Heru (41) yang melintas usai bekerja di sawah mendapati korban sudah terbaring tak bergerak di pematang.

Mengetahui kejadian itu, saksi segera memanggil warga sekitar untuk memastikan kondisi korban.

Setelah diperiksa, Supriyanto dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka dengan bantuan keluarga dan warga.

Petugas kepolisian bersama tenaga medis selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan luar terhadap jenazah.

Pemeriksaan dilakukan oleh dokter Atika dari Puskesmas Gedangan didampingi Kapolsek Tuntang, Bhabinkamtibmas, dan personel Polsek Tuntang.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Selain itu, tidak ditemukan patah tulang maupun luka yang mengarah pada penggunaan benda tumpul ataupun benda tajam.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, mendata identitas korban, serta berkoordinasi dengan pihak medis untuk memastikan penyebab kejadian.

Sementara itu, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi kepada kepolisian.

"Dari hasil pemeriksaan di lokasi maupun pemeriksaan medis luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan fakta tersebut, dugaan sementara korban meninggal dunia karena penyebab sakit.

Meski demikian, kepolisian tetap melakukan langkah-langkah prosedural untuk memastikan seluruh fakta kejadian telah terdokumentasi dengan baik," ujar AKP Pri Handayani.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan peristiwa serupa, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.