Pemotor Lawan Arus Kocar-Kacir Hingga Sembunyi ke Minimarket, Ini Kisah Operasi Candi Hari Keempat di Kendal

JATENG.AKURAT.CO, Operasi Keselamatan Candi 2026 telah memasuki hari keempat, Satlantas Polres Kendal terus berupaya menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan nyaman.
Fokus utama kali ini adalah penindakan tegas terhadap pelanggaran kasat mata, khususnya pengendara sepeda motor yang nekat melawan arus lalu lintas.
Kegiatan tersebut digelar di Jalan Lingkar Kaliwungu, Jalan Pantura Kendal, pada Kamis (5/2/2026) sore.
Dipimpin oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Kendal, Ipda Very Okta Dwi Saputra, petugas menyisir area tersebut selama satu jam mulai pukul 16.00 WIB.
Pemandangan unik terjadi saat petugas tiba di lokasi. Begitu melihat seragam polisi, sejumlah pengendara motor yang sedang melawan arus langsung kocar-kacir.
Banyak di antaranya memilih memutar balik secara mendadak demi menghindari petugas.
"Tadi dapat dilihat begitu banyak pengendara motor yang melanggar. Begitu kami hentikan satu, yang lainnya kocar-kacir dan balik arah. Bahkan, ada yang sengaja membelokkan motornya ke minimarket untuk bersembunyi. Kami datangi dan berikan teguran," ujar Ipda Very di lokasi.
Sasaran utama operasi ini adalah para pekerja dan pelajar yang pulang beraktivitas.
Mereka kerap menggunakan jalur dari arah barat menuju timur dengan cara melawan arus untuk memotong jalan.
Selain melawan arus, petugas juga menindak pengendara yang tidak menggunakan helm SNI serta yang berboncengan lebih dari dua orang.
Seluruh pelanggaran ini didokumentasikan menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile melalui kamera handheld.
"Kami lakukan penindakan tilang langsung dengan ETLE Mobile. Jadi, semua terdokumentasikan, tidak mengada-ada," tegas Ipda Very. Pelanggar akan menerima cetakan barcode yang bisa dipindai untuk mengisi data diri dan melakukan pembayaran denda secara online.
Salah satu pengendara yang terjaring adalah Imanuel, seorang mahasiswa.
Ia mengaku kaget saat dihentikan petugas karena berboncengan dengan teman yang tidak memakai helm sambil melawan arus.
"Saya kaget dan bingung salahnya apa. Baru sadar setelah dijelaskan polisi. Memang sering lewat sini lawan arah karena malas kalau harus mutar jauh," aku Imanuel. Sempat bingung dengan sistem pembayaran digital, ia akhirnya mengerti setelah mendapat arahan dari petugas terkait mekanisme barcode tersebut.
Dalam operasi singkat selama satu jam tersebut, petugas berhasil menindak 10 kendaraan roda dua.
Meski banyak yang menghindar, petugas tetap memberikan edukasi dan arahan kepada para pelanggar agar tidak mengulangi perbuatannya yang membahayakan nyawa.
Satlantas Polres Kendal kembali mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, dan menggunakan helm demi keselamatan bersama di jalan raya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 5Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'





