Polresta Banyumas Tangkap Pelaku Penipuan Masuk CPNS, Kerugian Korban Capai Ratusan Juta Rupiah

AKURAT.CO, Seorang laki-laki berinisial AP (44) warga Desa Tinggarjaya Kec. Jatilwang Kab. Banyumas, berhasil dimankan petugas Satreskrim Polresta Banyumas.
Pelaku ditangkap setelah dilaporkan oleh RS (56) warga Desa Karangcegak Kec. Sumbang Kab. Banyumas, pada tanggal 7 Oktober 2023 karena telah menjadi korban penipuan untuk menjadi CPNS di Kemenkumham.
Baca Juga: Tragedi di Desa Ngablak, Pati: Ibu Jami Meninggal di dalam Sumur
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu melalui Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Adriansyah Rithas Hasibuan mengatakan peristiwa ini terjadi pada hari Selasa tanggal 20 April 2021 pukul 11:00 WIB di rumah korban.
“Adapun modus operandi yang dijalankan pelaku atas nama AP ini menjanjikan bisa meloloskan masuk CPNS dengan meminta sejumlah uang,” ujar Kasat Reskrim saat dikonfirmasi, Rabu (6/12/2023).
Kasat Reskrim menjelaskan, awalnya pada bulan Maret 2021 pelapor dikenalkan kepada Terlapor, kemudian terlapor menyampaikan kepada pelapor bahwa terlapor sanggup mengawal ke dua anak pelapor menjadi PNS di Kemenkumham dan terlapor menjanjikan 100 persen jadi.
Baca Juga: Mbak Ita Minta Dinkes Kota Semarang Lakukan Monitor Ketat Penyakit Pneumonia
Terlapor juga menyampaikan kepada pelapor bahwa terlapor mempunyai saudara di kemenkumham di Semarang. Setelah itu pelapor mulai percaya dan tertarik atas apa yang di sampaikan oleh terlapor kemudian pada tanggal 20 April 2021 pelapor menyerahkan uang sebesar Rp 200.000.000 kepada terlapor.
Kemudian pada tanggal 19 OKtober 2021 pelapor dan kedua anak pelapor pergi ke Semarang untuk mengikuti tes seleksi PNS di Unes Semarang, namun pada tanggal 18 November 2021 dalam pengumuman tes seleksi PNS dinyatakan tidak lolos seleksi.
"Karena tidak lolos seleksi, kemudian pelapor meminta uang milik pelapor sebesar Rp 200.000.000 tersebut untuk dikembalikan, namun terlapor tidak kunjung mengembalikan sehingga pelapor melaporkan ke kantor Polisi", kata Kasat Reskrim.
Adapun barang bukti yang diamankan berup 1 (satu) lembar tanda terima uang sejumlah Rp 200.000.000 untuk pembayaran penerimaan ASN (PNS) di Kemenkumham tertanggal 20 April 2021 di Karangcegak.
"Saat ini pelaku dan barang bukti telah dimankan di Mapolresta Banyumas untuk proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat pasal 378 dan 372 dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara", ungkap Kasat Reskrim.
Baca Juga: Rekomendasi 7 Gudeg di Yogyakarta: Menikmati Kelezatan dan Sejarah Kuliner Khas
Atas kejadian tersebut, Kasat Reskrim mengimbau masyarakat agar tidak percaya kepada individu/oknum maupun organisasi manapun yang menjanjikan lolos tes CPNS dengan membayar. Karena, itu sudah pasti penipuan.
"Kami mengimbau masyarakat Banyumas untuk tidak percaya dengan hal-hal yang seperti itu lagi, lebih baik kita berusaha semaksimal mungkin. Jadikan ini pengalaman yang luar biasa untuk kita semua", imbau Kasat Reskrim.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Apakah Besok Senin 24 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama Maulud Nabi? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 2Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 3Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 4Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 5Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 6Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 7Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 8Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 9Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 10Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta






