Bukan Cuma Juicy Luicy! Ini Daftar Konser yang Batal Sepihak di Indonesia

JATENG.AKURAT.CO, Jagat hiburan Indonesia kembali dihebohkan dengan polemik pembatalan konser yang dilakukan secara sepihak.
Kasus terbaru menimpa band Juicy Luicy yang batal tampil di XYZ Liveground Batam pada 5 September 2026.
Pembatalan tersebut dipicu persoalan kelebihan bagasi yang disebut mencapai Rp64 juta, memaksa rombongan band asal Bandung itu tidak berangkat ke Batam.
Polemik ini kemudian memicu reaksi berantai, mulai dari klarifikasi pihak band, kekecewaan promotor, hingga kecaman warganet yang menilai pembatalan tersebut tidak profesional.
Namun, Juicy Luicy bukan satu-satunya. Sepanjang 2025 hingga 2026, sejumlah konser di Indonesia tercatat batal secara mendadak dengan alasan yang beragam—mulai dari masalah logistik, situasi geopolitik, hingga alasan yang dipertanyakan banyak pihak.
Berikut adalah daftar konser yang batal sepihak dan sempat menjadi sorotan publik.
T.O.P Batalkan Konser Jakarta 9 Hari Sebelum Acara
Penyanyi rap sekaligus mantan personel BIGBANG, T.O.P, secara mendadak membatalkan konsernya yang bertajuk "T.O.P Pre-Studio 2026 in Jakarta" pada 11 September 2026.
Konser yang semula dijadwalkan berlangsung pada 19 September 2026 di Istora Senayan itu dibatalkan hanya 9 hari sebelum pelaksanaan.
Pihak agensi menyebut "kondisi setempat" sebagai alasan tanpa memberikan penjelasan lebih rinci.
Sejumlah media lokal berspekulasi pembatalan ini terkait dengan erupsi Gunung Anak Krakatau, meskipun agensi T.O.P tidak mengonfirmasi hal tersebut.
Menariknya, hanya jadwal Jakarta yang dibatalkan, sementara kota-kota lain dalam tur Asia T.O.P tetap berjalan sesuai rencana.
Lee Hi Batalkan Seluruh Tur Asia 2026, Promotor Siap Tempuh Jalur Hukum
Penyanyi solo Korea Selatan, Lee Hi, menjadi salah satu kasus pembatalan konser paling kontroversial.
Pada 4 Agustus 2026, seluruh rangkaian tur dunianya yang bertajuk "LEEHI & 808HI RECORDINGS WORLD TOUR 2026" resmi dibatalkan.
Pembatalan ini terjadi hanya 4 hari sebelum konser pembuka di Singapura. Konser di Jakarta yang semula dijadwalkan pada 9 Agustus 2026 di Bengkel Hall pun ikut batal.
Yang membuat kasus ini berbeda, pihak promotor mengklaim bahwa pembatalan dan proses refund dilakukan secara sepihak oleh tim Lee Hi.
Tim promotor bahkan menyatakan akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan sengketa tersebut.
NDX AKA Batalkan Konser di Pati Usai Dihujat Warganet
Grup musik NDX AKA membatalkan penampilannya di acara "Pati Full Vibes" yang sedianya digelar pada 27 Agustus 2026 di Halaman Stadion Joyokusumo, Pati.
Pembatalan ini terjadi setelah rencana konser tersebut menuai sorotan dan kritik warganet.
NDX AKA menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan menjaga kondusivitas di tengah situasi yang berkembang.
Sebelumnya, band yang digawangi Uan Kaisar itu juga sempat terseret polemik serupa dalam gelaran Gelombang Cinta Fest pada April 2026, di mana narasi pembatalan sepihak sempat muncul dari pihak penyelenggara.
Maher Zain Batalkan Konser, Promotor DNA Merugi dan Somasi
Pada 28 Juni 2025, penyanyi internasional Maher Zain dikabarkan membatalkan konser yang telah disepakati dengan promotor PT Digital Network Aestetik (DNA).
Pembatalan secara sepihak ini membuat DNA mengalami kerugian finansial yang signifikan.
Yang memperkeruh situasi, Maher Zain kemudian tetap manggung di sebuah acara di kawasan Senayan, Jakarta, pada tanggal yang sama, namun tanpa melibatkan DNA.
Pihak promotor pun mengirimkan somasi dan mempertimbangkan jalur hukum atas pembatalan yang dianggap tidak profesional tersebut.
Eric Chou Batalkan Konser di Indonesia Arena Secara Mendadak
Penyanyi asal Taiwan, Eric Chou, membatalkan konsernya yang bertajuk "Odyssey Stars" di Indonesia Arena, Jakarta, yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei 2026.
Pembatalan diumumkan oleh promotor Friedrice.live sekitar satu bulan sebelum acara.
Pihak promotor menyebut "keadaan yang tidak terduga" sebagai alasan tanpa merinci lebih lanjut.
Pembatalan ini memicu kekecewaan besar dari para penggemar yang sudah memesan tiket pesawat dan hotel.
Sebagai kompensasi, promotor menjanjikan akses prioritas untuk pembelian tiket acara Eric Chou di masa mendatang.
New Found Glory dan The Story So Far Batal Tampil di Hammersonic 2026
Dua band asal Amerika Serikat, New Found Glory dan The Story So Far, batal tampil di Hammersonic Festival 2026 yang digelar pada 2–3 Mei 2026.
Promotor Ravel Entertainment menjelaskan bahwa faktor utama pembatalan adalah situasi geopolitik global yang menyebabkan pembatalan penerbangan secara sepihak.
Selain faktor eksternal, masing-masing band juga memiliki alasan tersendiri.
The Story So Far mengungkapkan kendala pribadi yang tidak berkaitan dengan festival, sementara New Found Glory menyebut situasi di luar kendali mereka.
Meski kehilangan dua nama besar, festival tetap berlangsung dengan menghadirkan musisi pengganti seperti Dashboard Confessional dan Ellegarden.
Pola Pembatalan Konser di Indonesia
Dari sederet kasus di atas, terlihat beberapa pola yang berulang.
Pertama, alasan "situasi yang tidak terduga" atau "kondisi setempat" sering digunakan tanpa penjelasan rinci, meninggalkan tanda tanya besar bagi penggemar dan promotor.
Kedua, pembatalan sering terjadi dalam waktu yang sangat mepet dengan hari pelaksanaan, membuat promotor dan penggemar kesulitan melakukan penyesuaian.
Ketiga, dampak finansial tidak hanya dirasakan oleh promotor, tetapi juga oleh penggemar yang telah mengeluarkan biaya untuk tiket pesawat, hotel, dan akomodasi lainnya.
Meskipun mekanisme refund umumnya dijanjikan oleh penyelenggara, prosesnya kerap tidak sesederhana yang diharapkan. Beberapa kasus bahkan berujung pada sengketa hukum antara artis dan promotor, seperti yang terjadi pada Lee Hi dan Maher Zain.
Pembatalan konser secara sepihak bukan hanya soal kehilangan hiburan semata.
Di baliknya, ada rantai dampak yang panjang—dari kerugian finansial promotor, kekecewaan mendalam penggemar, hingga persoalan profesionalisme dan etika di industri hiburan.
Kasus Juicy Luicy yang tengah viral menjadi pengingat bahwa komunikasi yang transparan dan penyelesaian yang adil adalah kunci untuk menjaga kepercayaan semua pihak.
Tanpa itu, setiap pembatalan konser berpotensi meninggalkan luka yang sulit disembuhkan, baik bagi penggemar maupun bagi reputasi industri musik Indonesia secara keseluruhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Kapolda Jateng Tegas: Tak Ada Ampun bagi Polisi yang Bekingi Kejahatan





